Beranda Berita LPA Klaim Sudah Dampingi Kasus Pelecehan Seksual SM

LPA Klaim Sudah Dampingi Kasus Pelecehan Seksual SM

0

Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang mengklaim sudah mendampingi atau memberikan penanganan terhadap korban pelecehan seksual, SM (15) yang hingga hamil 3 bulan di Desa Cibirat, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

Ketua LPA Kabupaten Tangerang Dewi Sundari mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendekatan persuasif untuk membangun dan memberikan motivasi untuk anak tersebut. Dalam minggu ini pihaknya akan hadirkan psikiater dari LPA.

“Kami berupaya agar SM (korban) mendapatkan haknya kembali sebagai anak bangsa dalam keseharian nya, bermain, bersekolah dan lain-lain, tanpa ada orang yang mencemooh SM, karena ini adalah musibah, harus nya seluruh pihak melindungi  bukan menjauhi, dan trauma ini seumur hidup,” terangnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh tangerangonline.id.

Ia menambahkan, pihaknya juga memberikan pendampingan hukum kepada korban agar tedakwa DK (50) yang merupakan ayah tirinya mendapatkan hukuman dengan semestinya.

“Kami dari LPA juga memiliki kewajiban untuk turut serta mendampingi korban agar sanksi sesuai aturan dapat diberlakukan pada si pelaku, artinya LPA bersinergi dengan unsur terkait dalam mengusut tuntas kasus ini,” tambahnya.

Dirinya juga telah mendengar kejadian pengusiran SM dan ibunya dari tempat tinggal di Desa Cibirat, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

“Kabar yang saya dapat memang benar bahwa SM dan ibunya telah diusir oleh sekelompok warga,” tutupnya.

Sementara itu, Milla Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tigaraksa Kabupaten Tangerang yang menangani kasus pelecehan seksual terhada SM (15) di Cisoka membantah pernyataan yang diberikan oleh Ketua LPA bahwa sampai saat ini korban masih belum mendapatkan penanganan dari Dinas dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Tangerang.

“Sampai saat ini hanya Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) saja yang baru berkoordinasi dengan kita, walau di BAP tertulis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Lembaga Perlindungan Anak,” jelas Milla, JPU Kejari Tigaraksa Kabupaten Tangerang kepada awak media saat ingin mengahadiri sidang perdana SM di Pengadilan Negeri Tangerang Kelas 1 A Khusus, JL. TMP Taruna Kota Tangerang, Selasa (22/8/2017).

Nantinya, ia melanjutkan, jika hakim mengintruksikan dirinya untuk memanggil Dinas terkait dan LPA, baru pihaknya akan menyurati Dinas dan LPA tersebut.

“Kalau hakim meminta untuk memanggil DP2PA dan LPA ya kita panggil,” tegasnya.

Ia melanjutkan, bahwa sidang perdana kemarin hanya pembacaan dakwaan yaitu seperti pembacaan kronologis dan hal-hal lainnya. (Yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini