Home Berita Kedapatan Pakai Paspor USA Palsu, 2 WN Pakistan Ditolak Imigrasi Bandara Soetta

Kedapatan Pakai Paspor USA Palsu, 2 WN Pakistan Ditolak Imigrasi Bandara Soetta

0

Dua warga negara (WN) Pakistan terpaksa ditolak kedatangannya ke Indonesia lantaran kedapatan menggunakan paspor yang diduga palsu. Kedua WNA yang kedapatan datang menggunakan paspor Amerika Serikat (USA) itu masing-masing bernama Gulzar Wasif (30) dan Fahira Riaz (25).

Kedua WNA itu datang ke Indonesia menggunakan pesawat Lion Air JT-285 dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin (16/10) sekira pukul 08.40 WIB.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta Enang Syamsi melalui Kabid Darinsuk Imigrasi Ronny Purba menjelaskan, pada saat tiba di Terminal 2, kedua WNA itu datang ke konter imigrasi dan dilakukan wawancara singkat oleh petugas. Namun petugas mencurigai data yang ada di paspor yang ia serahkan tidak sesuai.

“Ketika mereka datang ke konter imigrasi, petugas kami menemukan kejanggalan pada halaman biodata dan dilakukan ke petugas lainnya untuk dilakukan wawancara lebih dalam,” kata Ronny kepada TangerangOnline.id, Selasa (17/10/2017).

Dikatakannya, setelah petugas melakukan pendalaman terhadap paspor UK tersebut, ditemukan kejanggalan pada halaman biodata yang memiliki ketebalan yang tidak biasa.

“Ketebalan lembaran biodata tidak seperti biasanya, dan potongan disisi halaman tersebut juga tidak rata. Kalau tanda atau cap pendaratan dan cap bertolak pada paspor itu diduga palsu,” ungkapnya.

Pada paspor tersebut sambung Ronny terdapat tanda tangan pemilik namun ketika petugas meminta yang bersangkutan untuk mengulang tanda tangan terlihat sangat jauh berbeda.

Petugas pun tak mau kecolongan, barang bawaan WNA tersebut langsung digeledah dan ditemukan paspor yang dikeluarkan negara Pakistan.

“Setelah itu, petugas menggeledah isi barang bawaan dan kontak serta foto di dalam handphone WNA tersebut, petugas menemukan paspor Pakistan didalam koper yang berangkutan dan menemukan cap kedatangan dan keberangkatan yang asli,” kata Ronny.

Kepada petugas, WNA tersebut mengaku mendapatkan paspor UK palsu tersebut dari seorang WN India yang berada di Malaysia. Rencananya kedua WN Pakistan itu akan bertolak ke Vancouver, Kanada pada Selasa (17/10) melalui Indonesia menggunakan pesawat China Airlines CI672. Indonesia hanya dijadikan tempat transit.

“Setelah dilakukan koordinasi, diputuskan untuk melakukan penolakan pemberian izin masuk dan memulangkan yang bersangkutan ke embarkasi awal yaitu Kuala Lumpur dengan pesawat Lion Air JT-286 pukul 21.00 WIB,” pungkasnya. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here