Home Berita Bupati Temukan Data Gudang Petasan Kosambi Sengaja Rekrut Anak

Bupati Temukan Data Gudang Petasan Kosambi Sengaja Rekrut Anak

0

Bupati Tangerang dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesi (LPAI) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan pertemuan di ruang Wareng Lantai 3 gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tangerang.

Dalam pertemuan tersebut, membahas temuan data adanya unsur kesengajaan pemilik pabrik petasan di Kosambi telah merekrut tenaga kerja anak dibawah umur.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pada awal bulan Oktober tahun 2016 lalu, si pemilik hanya meyebutkan mempekerjakan 30 tenaga pekerja.

“Kami juga dikejutkan dengan jumlah tenaga kerja yang banyak hingga ratusan pekerja, dan adanya pekerja dibawah umur,” kata Zaki kepada awak media, Senin (6/11/2017).

Tak hanya itu, pemilik pabrik kembang api pun dengan sengaja memproduksi kembang api dengan skala besar.

“Dalam perizinan mereka hanya menyebutkan mempriduksi kembang api batang tangan, namun mereka juga memproduksi kembang api dengan bentuk yang besar,” jelasnya.

Sedangkan untuk mencegah terulangnya peristiwa kebakaran gudang petaaan, pihaknya meningkatkan pengawasan. “Kedepannya kami akan bekerja sama dengan aparatur desa untuk melakukan pengawsan rekrutment agar tidak ada lagi tenaga kerja dibawah umur,” tambahnya.

Ketua LPAI Seto Mulyadi mengungkapkan, pertama pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang sangat cepat dan sigap dalam menangani korban meledaknya pabrik kembang api di Kosambi.

Namun agar tidak terulang lagi hal serupa, peran masyarakat juga dituntut dalam pengawasan terhadap anak.

“Semoga Pemkab Tangerang kedepan bisa membentuk Satgas atau sahabat anak di tiap desanya,” harap Kak Seto.

Pihaknya tetap terus koordinasi dengan Ketua LPA Kabupaten Tangerang. “Ini dalam memberikan pendekatan terhadap anak yang menjadi korban meledaknya pabrik kembang api,” pungkasnya. (Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here