Home Berita Mulai 2018, Pemkot Tangsel Terapkan Pembayaran Non Tunai

Mulai 2018, Pemkot Tangsel Terapkan Pembayaran Non Tunai

0

Dimulai tahun 2018 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menerapkan pembayaran belanja yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan sistem transaksi non tunai.

Pembayaran belanja non tunai tersebut sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan nomor 910/1867/SJ dan berlaku mulai 1 Januari 2018.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Tangsel Warman Syahnudin mengatakan, transaksi non tunai bertujuan untuk pengelolaan keuangan daerah yang aman, efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan mencegah terjadinya tindak korupsi.

“Pembayaran belanja secara non tunai bagi kami sangat mempermudah pengelolaan keuangan daerah. Jelas dari segi waktu sangat efisien dan efektif bila dibandingkan dengan pembayaran tunai. Apalagi, transaksi non tunai ini juga akan mempermudah perputaran ekonomi di Tangsel,” ungkap Warman saat ditemui di kantor DPKAD Tangsel, Rabu (17/1/2018).

Ia juga mengungkapkan, semua transaksi pembayaran apapun jenisnya, baik kontraktual, penunjukan langsung, belanja pegawai, publikasi, pembayaran pegawai dan lainnya semua diberlakukan non tunai. Adapun alat transaksi non tunai yang dapat digunakan seperti kartu, cek, bilyet, giro, dan uang elektronik atau sejenisnya.

“Jadi transaksinya bisa transfer baik melalui cek, giro, bilyet dan lainnya. Untuk perbankan silakan apa saja,” ungkapnya.

Warman juga mengatakan, sebelum diterapkan transaksi non tunai yang telah diintruksikan Kemendagri, terdapat beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tangsel sudah menerapkan transaksi non tunai. Namun transaksi tersebut sebatas pembayaran langsung, pembayaran gaji dan tunjangan, honor pegawai dan beberapa belanja barang dan jasa.

“Awalnya (tahun 2017), baru 10 OPD yang telah melakukan pembayaran non tunai diantaramya BPKAD, Disperindag, DPMPTSP, Bapenda, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Sekratariat Dewan, Kecamatan Pamulang, Dinas Pariwisata, Sekratariat Daerah, Inspektorat. Tapi tahun 2018 seluruh OPD sudah mempersiapkan untuk pembayaran non tunai,” ujarnya.

Ia juga negungkapkan, kebijakan pemerintah pusat yang langsung mengintruksikan sistem pembayaran non tunai. Selain mempermudah pengelolaan keuangan pemerintah daerah tapi juga selaras dengan motto dan visi misi Walikota Tangsel yakni Terwujudnya Tangsel Kota Cerdas, Berkualitas dan Berdaya Saing Berbasis Teknologi dan Inovasi.

“Sangat bagus dan sesuai dengan visi misi ibu (Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany) yakni memanfaatkan teknologi untuk kemudahan dan inovasi dalam pengelolaan keuangan,” pungkasnya. (adv)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here