Home Berita Lomba Kicau Burung Kapolda Metro Jaya Cup 2018 Digelar di Bandara Soetta

Lomba Kicau Burung Kapolda Metro Jaya Cup 2018 Digelar di Bandara Soetta

0

Jelang kontestasi politik seperti saat ini, berita hoax dapat menyebar dengan cepat di kalangan masyarakat. Dampaknya, perpecahan bisa dengan mudah terjadi. Untuk itu, penyebaran hoax harus bisa dicegah sedini mungkin guna menghindari dampak terburuknya.

Namun, mencegah hoax menyebar memang bukan perkara mudah. Meski demikian, pihak Kepolisian, khususnya jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta, tidak menyerah. Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi hoax, salah satunya dengan kegiatan positif yang justru bisa mempererat tali silaturahmi.

Ya, dengan menggelar Lomba Burung Berkicau ‘Kapolda Metro Jaya Cup 2018’, jajaran Polresta Bandara Soetta berharap masyarakat bisa kembali duduk bersama menikmati kicau burung tanpa ada perbedaan yang menghalangi.

Lomba Burung Berkicau ini digelar di Lapangan Sepak Bola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Minggu (15/4/2018). Perlombaan ini pun diikuti oleh ratusan peserta dengan berbagai jenis burung.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menjelaskan, tujuan utama penyelenggaraan Lomba Kicau Burung ’Kapolda Metro Java Cup 2018’ adalah untuk memberikan wadah untuk pecinta burung, meramaikan kembali hobi burung berkicau, khususnya komunitas dan masyarakat sekitar Bandara Soeta.

“Kita ingin memperkenalkan aneka kicauan dari jenis-jenis burung yang dilombakan serta menjadi wadah silaturahmi antara Polresta Bandara Soetta dengan masyarakat sebagai bagian dari deklarasi anti hoax,” kata Kombes Pol Yusep saat ditemui di Bandara Soetta.

Seperti diketahui, memelihara burung memang banyak manfaatnya bagi kesehatan. Selain untuk menghilangkan stress, bisa juga membangkitkan jiwa interaksi sosial. Hal ini, bisa dilihat dari banyaknya komunitas pencinta burung kicau, baik di Jakarta maupun kota lain di seluruh Indonesia.

“Maka di kontes burung dengan tema melalui Kicau Burung, kita bangun suasana Kebersamaan dan Kenyamanan, ini, pihak kepolisian khususnya yang berada di bawah jajaran Polda Metro Jaya berharap, berita hoax yang membuat tensi kehidupan bermasyarakat meningkat, bisa mereda kembali,” ujarnya.

Dikatakan Yusep, Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dituntut bisa membawa suasana tegang menjadi kembali kondusif. Merupakan kewajiban Polri dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas.

“Oleh karenanya, perlu diadakan berbagai kegiatan dan ajang kreativitas yang mampu membuat suasana kembali segar agar semangat untuk berbuat hal positif selalu melekat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjalin kedekatan antara polisi dengan masyarakat. Dengan terjalinnya kedekatan, Polri akan dapat membangun kesadaran kamtibmas,” jelasnya. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here