Home Berita Mengapa Handphone Penumpang Wajib ‘Offline’ Saat Berada di Dalam Pesawat?

Mengapa Handphone Penumpang Wajib ‘Offline’ Saat Berada di Dalam Pesawat?

0

Para penumpang pesawat udara kerap ditemui melakukan panggilan atau sekedar mengirim pesan atau browsing melalui Handphone miliknya selama berada di dalam pesawat.

Hal ini sering ditemui sesaat setelah memasuki kabin pesawat maupun setelah pesawat baru saja mendarat. Padahal, kebiasaan tersebut dapat mengganggu komunikasi di ruang kokpit.

Mengapa handphone penumpang diminta untuk di-non aktifkan atau mode offline selama berada di dalam pesawat?

Manager Humas AirNav Indonesia, Yohanes Sirait memberikan penjelasan mengenai soal ini. Ia mengatakan, pengoperasiaan handphone atau telepon genggam saat berada di dalam pesawat dapat membahayakan.

“Dilarang mengaktifkan handphone. Sebab sinyalnya itu sangat menganggu sistem navigasi,” ujar Yohanes dalam acara Coffee Morning di Golden Tulip Essential, Tangerang, Rabu (11/7/2018).

Dirinya pun menghimbau, agar penumpang kembali mengaktifkan handphonennya setelah keluar dari kabin pesawat.

“Sebab ada potensi bahaya tergantung pada angka ketinggian penerbangan. Dan berdampak menganggu keselamatan atau menyebabkan kecelakaan,” ucapnya.

Saat ini lanjut Yahones, sudah ada beberapa maskapai yang dilengkapi Wi-fi. Namun untuk penerbangan domestik di Indonesia belum ada layanan tersebut.

“Memang beberapa maskapai sudah ada yang menyediakan wifi, walaupun demikian penumpang tetap harus mematuhi aturan pengoperasian gadget yang memancarkan sinyal radio di dalam pesawat,” ujarnya. (Rmt)