Home Berita BKPSDM Tingkatkan Kualitas SDM Kota Tangerang Untuk Indonesia

BKPSDM Tingkatkan Kualitas SDM Kota Tangerang Untuk Indonesia

0
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Akhmad Lutfi

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang berkomitmen untuk menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Tangerang berkualitas. Walikota Tangerang Arief R Wismansyah meminta BKPSDM untuk menjadikan Kota Tangerang bertaraf nasional yang dibutuhkan Indonesia.

Kepala BKPSDM Kota Tangerang, Akhmad Lutfi mengatakan, saat ini pihaknya terus menggenjot kualitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di Kota Tangerang. Hal tersebut guna mewujudkan keinginan Walikota Tangerang menjadikan Tangerang untuk Indonesia.

“Pak Walikota sering bilang ke kami, kalau kita harus menjadi bagian penting di negara ini. Dan untuk mewujudkan itu semua sangat diperlukan SDM yang berkualitas,” terang Lutfi saat ditemui di ruang kerjanya di Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Rabu (14/11/2018).

Lutfi melanjutkan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan hal tersebut. Salah satunya, menggelar pelatihan-pelatihan dan training.

“Kami rutin menggelar workshop dan juga pelatihan- pelatihan untuk SDM yang ada di Kota Tangerang. Itu sengaja kami lakukan untuk meningkatkan kualitas mereka,” ucapnya.

Untuk memberikan pelatihan kepada SDM di Kota Tangerang, Lutfi menyebut hal tersebut harus dilakukan sesuai dengan ahli dan bidang para PNS. Dana untuk kebutuhan pelatihan dan sejenisnya pun telah disiapkan dari awal tahun anggaran.

“Kami melakukan diklat sesuai dengan kebutuhan dan profesi mereka masing – masing. Tahun ini kita juga gencar lakukan di sektor pendidikan,” ujar Lutfi.

Dalam tahun ini, BKPSDM telah menggelar pelatihan dan juga workshop lebih dari 20 kali. Pemkot Tangerang menggelontorkan anggaran hingga Rp 10 Milliar untuk berbagai pelatihan tersebut.

“Di 2018 sudah 20 kali lebih, ada workshop, ada Diklat Protokoler, Potensi, Kompetensi dan Talent. Setahun di kita 10 miliar rupiah. Itu kita bekerjasama dengan P4TK, ADI, LKPP, Lembaga Bahasa, BKN, dan juga Kemendagri. Ini kita laksanakan rutin dan langsung kita evaluasi,” terang dia.

Lutfi menambahkan atas keberhasilan BKPSDM kali ini tidak sedikit wilayah lain mengadopsi program BKPSDM Kota Tangerang. Salah satunya Program Paperless untuk persyaratan administrasi ketika PNS mengajukan usulan kenaikan pangkat.

“Seperti BKD Jawa Barat belajar ke kami. Sebelumnya kami juga menerima penganugerahan BKN Award,” imbuhnya.

Namun demikian lanjut Lutfi, pada tahun 2018 akan ada beberapa jabatan penting yang akan kosong dikarenakan pejabatnya memasuki masa pensiun. Dirinya berharap jabatan kosong ini akan dapat diisi dengan orang orang terbaik yang berkualitas.

“Di Eselon 1 ada 5 orang, 3a ada 7, 3b ada 12, 4a ada 49 orang dan di 4b 35 orang. Mereka kebanyakan pensiun, untuk sementara kami pakai PLT. Kami sedang menunggu ijin dari KASN untuk bisa open bidding untuk eselon 2 dan sekarang sudah diajukan,” tandasnya. (Rmt)