Home Berita Lukisan Lingkungan Hidup Perindah Sanitasi Warga Lengkong Wetan

Lukisan Lingkungan Hidup Perindah Sanitasi Warga Lengkong Wetan

0

Badan Keswadayaan Masyarakat Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan memperindah bangunan sanitasi dengan sebuah lukisan bertema lingkungan hidup.

Koordinator BKM Sanitasi, Amil Husein mengatakan, ide kreatif ini memperindah lingkungan lantaran selama ini sebuah bangunan sanitase kesannya tempat kotor dan bau. Oleh karena itu, jangan sampai bangunan tersebut hanya menjadi sebagai tempat pembuangan limbah.

Pihaknya ingin mengubah kesan masyarakat terhadap sanitasi dengan memperindah semenarik mungkin dan menjadikan tempat ini multifungsi.

“Karena pada kenyataannya, lihat saja tidak bau, tidak kotor, malah indah dipandang dan membuat nyaman, bisa menjadi tempat makan, bermain, belajar dan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dan lain sebagainya,” jelas Husen selaku koordinator pembangunan sanitasi tersebut.

Ia berharap kepada masyarakat sekitar setelah pembangunan ini diresmikan untuk merawat, menjaga dan membersihkan secara bersama-sama.

Darma Putra Tatawarna, selaku pelukis atau pendekorasi sanitasi mengatakan, tema yang dituangkan dalam lukisan tersebut adalah berkaitan dengan tentang lingkungan hidup.

Tujuan didekorasi seperti ini agar kesannya tidak membosankan dan terlihat di lingkungan sanitasi ini hidup, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Sanitasi lebih layak seperti halnya sebagai tempat bermain anak-anak, tempat perkumpulan ibu-ibu, tempat belajar anak-anak dan kegiatan lainnya,

“Saya menyelesaikan lukisan ini selama 6 hari dan untuk anggarannya menghabiskan dana kurang lebih 6 jutaan,” jelas Darma saat diwawancara Tangerangonline.id pada Jumat (11/1/2019).

Salah satu masyarakat setempat, Heri saat diminta tanggapannya prihal terkait menilai, dengan diperindahnya bangunan sanitasi seperti ini, menarik dan enak dipandang serta sangat banyak manfaatnya bagi warga.

“Sangat bagus ide seperti ini, sehingga tempat ini ada daya tariknya dan ini akan menjadi tempat perkumpulan masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif,” kata Heri.

“Semoga yang seperti ini dapat di emplementasi disetiap kelurahan bahkan kalau bisa disetiap RW, karena satu sanitase ini hanya menampung 60 Kartu Keluarga (KK),” harap Heri yang juga sebagai salah satu pendidik (Guru) di Sekolah yang berlokasi di sekitar lingkungan itu.

Proyek pembangunan sanitasi tersebut merupakan program sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas-IBD) Kementerian PUPR menyerap pagu anggaran Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) APBN tahun 2018 sebesar Rp425.000.000 dan ditambah sumber anggaran dari Swadaya Masyarakat Rp1.250.000. Total keseluruhan Rp 426.250.000 yang rencananya dalam waktu dekat akan segera diresmikan.(Ban)