Home Bandara Selundupkan Sabu Dalam Perut, Wanita Thailand Diamankan di Bandara Soetta

Selundupkan Sabu Dalam Perut, Wanita Thailand Diamankan di Bandara Soetta

0

Penyelundupan narkotika golongan I jenis methamphethamine atau sabu dengan modus swallowed (ditelan) kembali berhasil dibongkar petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Kali ini pelakunya adalah seorang perempuan asal Thailand yang berinisial ST (27). Namun ST tidak sendiri, ia ditemani oleh seorang pria berinisial SS (29) yang berasal dari negara yang sama.

Keduanya kedapatan menyelundupkan Sabu sebanyak 77 butir dengan berat kurang lebih 644 gram yang disembunyikan didalam perut dengan cara ditelan.

Mereka datang dari Bangkok, Thailand menggunakan salah satu maskapai dengan rute Bangkok – Jakarta dan tiba di Bandara Soetta, Tangerang, Jumat 11 Januari 2019 malam.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea & Cukai Tipe C Bandara Soetta, Erwin Situmorang mengatakan, pengungkan kasus ini bermula dari kecurigaan petugas terhadap gerak gerik pelaku yang baru tiba dari Bangkok.

“Petugas kami mencurigai perilaku kedua penumpang tersebut karena tidak membawa bagasi,” kata Erwin di Terminal Kargo Bandara Soetta, Tangerang, Jumat (18/1/2019).

Petugas pun melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap kedua pelaku. Keduanya diperiksa secara menyeluruh menggunakan rontgen.

“Hasil rontgen menunjukan bahwa terdapat benda yang menyerupai kapsul-kapsul yang berada di dalam perut kedua penumpang tersebut. Kapsul-kapsul tersebut diduga berisi narkotika,” ungkap Erwin.

Kepada petugas kedua pelaku mengaku bahwa, kapsul-kapsul yang berisi narkotika tersebut dibawa ke Jakarta atas perintah bosnya yang berada di Thailand.

Petugas Bea Cukai kemudian berkoordinasi dengan Sat Res Narkoba Polresta Bandara Soetta. Tim gabungan pun bergerak cepat.

Kasat Narkoba Polresta Bandara Soetta, Kompol Arief Ardiansyah Prasetyo mengatakan, berdasarkan keterangan tersangka SS, bahwa bos pengendali menunjuk sebuah Hotel di Tangerang untuk tempat menginap. Keesokan harinya atau Sabtu (12/1), tim gabungan bergerak menuju hotel yang dimaksud.

“Di hotel tersebut, SS dan ST berhasil mengeluarkan 77 butir kapsul yang diduga berisi Methamphetamine,” ungkap Arief.

Kedua tersangka pun kini mendekam di sel tahanan Polresta Bandara Soetta. Mereka melanggar Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kedua tersangka dapat dijerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 113 ayat 2 lebih subsider pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” tegas Arief. (Rmt)