Beranda Berita Tahun Ini, Kota Tangerang Bangun PLTSa

Tahun Ini, Kota Tangerang Bangun PLTSa

0

Unit Pelayanan Teknis (UPT) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang rencananya akan dibuat menjadi Pengelolaan Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Hal tersebut lantaran Kota Tangerang masuk dalam salah satu Kota yang ditunjuk menjalankan program PTSLa.

Kepala UPT Rawa Kucing Diding Sudirman mengatakan, jika PLTSa sudah dibuat volume sampah yang ada Kota Tangerang bisa dikurangi.

“Kalau saat ini umur TPA Rawa Kucing diperkirakan bisa menampung sampah lima hingga 10 tahun lagi. Karena sampah terus diolah nanti daya tampung sampah juga bisa lebih lama,” ungkapnya.

Namun mengenai pembangunan PTSLa tersebut, Diding mengatakan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tangerang yang akan membangun PTSLa tersebut.

“Soal pembangunan PT. TNG yang tau pasti, karena dia pelaksananya. Dan katanya si mau di bangun di depan bertepatan disini kantor UPT TPA Rawa Kucing, nanti ini kantor akan di rubuhkan,” sambungnya

Sementar, Direktur Utama PT. Tangerang Nusa Global (TNG) Nanang Hernawan mengatakan, pihaknya sudah menjalani bebera proses untuk mendapatkan investor untuk pembangunan PLTSa Kota Tangerang sejak tahun lalu.

“Pada Agustus 2018 kami membuka pengumunan untuk mencari investor untuk bekerjasama dengan PT TNG dalam membuat PLTSa, ini dilakukan lantaran proyek itu bakal menghabiskan anggaran sekira Rp2 triliun,” katanya.

Nanang mengungkapkan, dari hasil pengumuman itu ada sekira 54 perusahaan yang mengkonfirmasi berminat untuk bekerjasama membangun PLTSa.

Namun, saat batas yang ditentukan pada 27 September 2018 hanya ada sembilan perusahaan persyaratan administrasinya sudah lengkap. “Saat ini berkasnya masih dipelajari oleh tim pengadaan pelaksana,” ungkap mantan Sekdis Dinas Lingkungan Hidup itu.

Kata Nanang, untuk tim pengadaan pelaksana itu terdiri dari ahli teknologi, ahli sampah, ahli lingkungan, ahli hukum, ahli sosial, ahli budaya, dan ahli keuangan. “Mereka juga terlibat dalam pembangunan PLTSa di beberapa kota kabupaten lainnya,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Nanang, ia sedang merumuskan segala kesiapan yang bakal dibutuhkan untuk pembangunan PLTSa sambil menunggu penyeleksian investor yang akan bekerjasama. “Mulai dari luas lahan yan akan digunakan, penghitungan volume sampah tetap perhari dan keperluan lainnya,” jelasnya.

Nanang berharap pembangunan PLTSa itu dapat segera terrealisasi. Kata dia, dari semua tahapan yang dijalani, ia menargetkan 2019 sudah ditentukan investor yang akan bekerjsama. “Kami targetkan April, atau paling tidak menjelang akhir tahun sudah ada,” tutupnya.

Diketahui, selain di Kota Tangerang PLTSa juga dikembangkan di DKI Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi, Bandung, Semarang, Surakarta, Surabaya, Makassar, Denpasar, Pelambang dan Manado. (Amd)