Home Berita Depresi, Pengawas TPS di Mauk Dibawa ke RSJ Grogol

Depresi, Pengawas TPS di Mauk Dibawa ke RSJ Grogol

0

YMY, anggota Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), dibawa ke RSJ Grogol, Jakarta Barat. Warga Kampung Bubulak, Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk itu diduga mengalami depresi berat setelah mengawal pemungutan suara di TPS.

US, orang tua YMY mengatakan setelah mengawal jalannya pemilihan umum di TPS 04 Desa Marga Mulya, YMY tidak bisa tidur. Lalu melamun dengan tatapan kosong, bahkan terkadang mengamuk sendiri di dalam rumah.

“Lrbih banyak bengong dan mondar-mandir didalam rumah, lalu saat saya diluar rumah bersama istri saya, Yxxx mengunci pintu dari dalam lalu setelah mengunci pintu ia mengamuk hingga merusak barang-barang, bahkan saat saya dobrak pintunya Yxxx sedang bersiap untuk membakar tempat tidur,” ujar US, Kamis (25/4/2019).

Melihat ada keanehan terhadap anaknya, USUS mberitahukan peristiwa tersebut kepada Panwaslu Kecamatan Mauk, hingga akhirnya  memutuskan untuk membawa ke RSJ Grogol, Jakarta Barat pada Selasa (23/4/2019) lalu.

“Setelah itu saya coba memberitahukan kepada Panwaslu Kecamatan Mauk, setelah itu kami bawa ke RSJ di Jakarta, setelah di bawa ke RSJ, dokter menyarankan kepada saya agar tidak setiap hari menjenguk Yxxx, alasannya biar bisa merasa tenang dan bisa istirahat dengan cukup, “ ucapnya.

US mengaku jika anaknya pernah mengalami keanehan pada tahun 2014 lalu tetapi tidak sampai mengamuk dan itu terjadi hanya beberapa pekan saja. Ia juga mengatakan jika dirinya pernah melarang YMY agar tidak menginap di TPS.

“Dulu pernah anak saya bertingkah aneh, entah karena salah pergaulan atau apa saya tidak tahu, tetapi waktu itu tidak sampai ngamuk seperti ini, dulu Yxxx hanya mondar-mandir dan terkadang melamun saja dialam rumah, kemarin-kemarin sebenernya udah sempat saya larang untuk menginap di TPS, tetapi dia malah bilang tidak enak kalau TPS ditiggalin, karena dia merasa bertanggung jawab katanya kalau ada apa-apa, “ jelasnya.

Sementara itu, di tempat berbeda Federick, Ketua Panwalu Kecamatan Mauk mengatakan dirinya belum mengetahui apa penyebabnya, namun dia menduga jika itu merupakan penyakit lama yang kambuh kembali.

“Saya tidak tahu penyebabnya apa, tetapi menurut orang tuanya, Yxxx memang pernah mengalami hal serupa dulu, kemungkinan itu penyakit lamanya yang kambuh,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Anis Darari, Anggota Bawaslu Kordinator SDM mengatakan jika dirinya baru mengetahui kabar tersebut pada Kamis (25/4) pagi. Ia berencana akan mengunjungi pihak keluarga YMY pada Jumat (26/4/2019).

“Saya baru dapat informasi dari Panwaslu Kecamatan Mauk tadi pagi (25/4), rencananya besok (26/4) saya akan berkunjung ke rumahnya, mau tau keadaannya secara langsung, “ ucapnya.(Sam)