Home Berita Puspiptek Gelar Kompetisi Inovation Project

Puspiptek Gelar Kompetisi Inovation Project

0

Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspeptik) kembali menyelenggarakan kompetisi PIF Inovation Project yakni, Puspiptek Innovation Festival (PIF) 2019.

Kompetisi tersebut berlangsung sejak 23 September hingga 3 Oktober 2019 mendatang di Kawasan Puspiptek, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kepala Puspiptek, Sri Stiawati mengatakan, PIF Innovation Project merupakan ajang kompetisi ilmiah bagi para mahasiswa Indonesia yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Puspiptek Innovation Festival (PIF) 2019.

“PIF Innovation Project ini memfasilitasi, memotivasi dan menjadi wadah generasi muda untuk berkompetisi dalam mengekspresikan karya cipta yang inovatif,” jelasnya di Gedung Graha Widya Bakti (GWB), Puspiptek, Selasa (1/10/2019).

Lebih lanjut, Sri menjelaskan, kegiatan kompetisi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan meneliti yang inovatif pada generasi muda dan menumbuhkan pemikiran kritis serta kepekaan generasi muda pada permasalahan bangsa dibidang pangan, kesehatan dan obat, energi, teknologi Informasi dan Komunikasi.

“Selain itu, juga untuk melatih generasi muda untuk berkontribusi menyelesaikan permasalahan yang timbul dimasyarakat, meningkatkan kontribusi generasi muda terhadap keilmuan yang berbasis sumber daya di Indonesia,” terangnya.

Sementara, Kepala Bidang Kerjasama dan Bisnis Teknologi Puspiptek, Hendra Wijaya mengatakan, kompetisi ini diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh universitas di Indonesia.

“Diikuti 262 universitas dengan total 131 peserta. Diseleksi lagi berkurang menjadi 80 peserta dan setelah diseleksi lagi hari ini menjadi 10 peserta yang masih bertahan mengikuti kompetisi,” jelasnya.

Hendra menerangkan, bagi para pemenang dalam kompetisi ini nantinya akan ikut dalam kegiatan serupa yang digelar di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti).

“Yang terpilih juara akan kita kasih fasilitas perjalanan dan penginapan dan akan kita kirimkan ke kegiatan yang serupa di Kementerian untuk ikut perlombaan lagi,” tambahnya.

Salah satu peserta dari Universitas Sampoerna, Nisa Khoiriyah mengatakan, dirinya mengaku antusias dengan adanya kegiatan kompotisi tersebut, karena bisa menyalurkan ide kreativitasnya.

“Sangat antusias karena kami bukan tipe mahasiswa yang kulia pulang-kulia pulang, kami suka jalan kemana saja untuk mencari sesuatu dan kami tidak punya wadah yang pas untuk menyalurkan ide-ide kita dan hari ini kami menemukan wadah yang pas,” ujarnya.

Nisa’ melanjutkan, dalam kompetisi ini pihaknya akan membuat suatu alat yang diberi nama ‘Drink Reminder Bottle’ yang berfungsi untuk mengingatkan seseorang agar tidak lupa untuk minum air sesuai kebutuhan tubuh sehingga tidak kekurangan air yang bisa menyebabkan dehidrasi.

“Jadi nanti alatnya akan ditempel dibotol minum yang berisi air sesuai kebutuhan tubuh setiap harinya dan setiap kita lupa minum kita akan diingat dengan suara alarm pada alat tersebut,” tukasnya.(Ban)