Home Berita Penyaluran dan Monitoring BPNT Sembako di Sepatan

Penyaluran dan Monitoring BPNT Sembako di Sepatan

0

Keluarga Penerima Manpaat (KPM) Kecamatan Sepatan, penyaluran dan monitoring program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Sembako, yang bertempat di Kube Karya Jasa, Kampung Lebak, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kamis (13/2/2020).

Kementerian Sosial (Kemensos) mulai awal 2020 mengubah Program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) ditransformasikan menjadi program Sembako. Transformasi menjadi program Sembako dilakukan dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM)

Ruben Ketua Pendamping PKH Kecamatan Sepatan mengatakan, dengan adanya program sembako, diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran Keluaraga Penerima Manpaat (KPM) dalam hal makanan, sehingga dapat membuat sebagian kebutuhan dasar masyarakat miskin terpenuhi. Selain itu, penambahan jenis bahan pangan yang diberikan dari program ini diharapkan dapat meningkatkan gizi masyarakat.

“Program sembako ini dapat mengurangi beban KPM, dan juga dapat meningkatkan gizi masyarakat, hari kita menyalurkan kepada 600 penerima manpaat,” kata Ruben Ketua PKH Kecamatan Sepatan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengatakan, kinerja petugas PKH, TKSK, Kecamatan Sepatan sanget bagus dan rapih.

“Alhamdulillah sembakonya juga bagus dari mulai beras, telur, ayam dan tempe, pasalnya ditahun 2020 ini ada peningkatan dari 110 ribu naik jadi 150 ribu, naik sekitar 40 ribu,” terang Kadinsos Tangkab Ujat Sudrajat saat pembagian sembako secara simbolis kepada tangerangonline.id.

Ujat berharap tahun depan warga Lebak Wangi, Desa Karet, sudah tidak menerima lagi. Dan ini tugas PKH, TKSK dan Kortek bagaimana memperdayakan mereka supaya sejahtera.

“Jadi kalau mereka sudah maju, sejahtera ekonominya kita alihkan ke yang lain yang belum menerima,” jelasnya.

Ujat juga menghimbau kepada keluarga penerima manpaat (KPM) agar kartu keluarga, KTP dan akte lahir yang sudah tidak berlaku (Mati) agar diperbaiki dan yang belum membuat identitas agar segera membuatnya.

“Ya kalau KK, KTP hidup dan punya akte lahir inikan untuk memudahkan mereka juga,” imbuhnya.

Sementara itu, Sulaemah warga Kampung Lebak RT 04/02, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, penerima manpaat mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, pemdamping PKH, TKSK dan yang lainnya atas bantuan dan perhatiannya kepada warga yang tidak mampuh.

“Alhamdulillah bantuan sembako ini bermanpaat sekali buat keluarga kami,” tandasnya. (Sam)