Home Berita Nenek Onjih Bersyukur Rumahnya Dibedah Melalui Gebrak Pakumis

Nenek Onjih Bersyukur Rumahnya Dibedah Melalui Gebrak Pakumis

0

Raut wajah Nenek Onjih (75) dan Zakaria (55), salah satu penerima manfaat Warga Kampung Oja RT 03/07, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, tampak bahagia. Ia tak dapat menutupi kebahagiaannya karena rumahnya dibangun dalam kegiatan program bedah rumah gebrak pakumis, Minggu (6/9/2020).

Kegiatan bedah rumah tidak layak huni menjadi layak huni bagi warga kurang mampu ini dilakukan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Cinta Mandiri Desa Pisangan Jaya ditengah Pandemi Covid-19 sebanyak 50 unit rumah.

Onjih (75) hanya mengucapkan terima kasih atas bantuan Pemda Tangerang, Pemdes Desa Pisangan Jaya, BKM Cinta Mandiri kepadanya.

“Saya bangga dan terimakasih. Rumah asli saya yang tidak layak huni menjadi layak huni. Dan saya terimakasih banyak kepada pemerintah sudah bangun rumah saya,” ungkap Onjih saat ditemui tangerangonline.id, Minggu (6/9).

Zakaria Ansor Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Cinta Mandiri Desa Pisangan Jaya  menjelaskan, bantuan bedah rumah untuk warga masyarakat yang tidak mampu tersebut juga dimaksudkan agar warga memiliki rumah yang layak huni, kegiatan bedah rumah dalam rangka pengentasan kemiskinan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Disamping itu, dijelaskan Zakaria Ansor, melalui kegiatan bedah rumah tersebut sekaligus untuk memberikan pemahaman kepada warga agar dapat menerima program tersebut.
Dimana warga setempat bisa memahami kalau bantuan bedah rumah itu merupakan program pemerintah yang diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu, bukan karena ada kepentingan lain.

“Jadi pemahaman tentang program bedah rumah itu sendiri bisa dimengerti masyarakat sekitarnya, sehingga kegiatan tersebut bisa dilaksanakan bersama-sama dan secara swadaya,” terangnya.

Zack sapaan akrab Zakaria Ansor menyebut, desa pisangan jaya sudah membedah rumah tidak layak huni sebanyak 171 unit rumah melalui program gebrak pakumis dan program bantuan stymulan perumahan swadaya (BSPS).

“Desa Pisangan Jaya yang sudah dibedah 171 unit rumah, sisanya yang belum dibedah 74 unit rumah. Diharapkan tahun 2021 rumah yang tidak layak huni di desa pisangan jaya sudah selesai. Semoga bisa bermanfaat, sehingga bisa membawa keberkahan bagi penerima manfaat,” tutupnya.(Sam)