Home Berita Ketua PMI Rajeg Ikut Kontestan Bursa Cakades Tanjakan

Ketua PMI Rajeg Ikut Kontestan Bursa Cakades Tanjakan

0

Penataan Desa yang kurang sesuai dengan amanat UU Desa, begitu juga dengan Job Description Dari Perangkat Desa yang masih banyak double Job, serta potensi ekonomi dan sumber daya manusia (SDM) yang besar. Membuat pemuda yang satu ini memiliki niat untuk meramaikan kontestasi Pilkades Di Desa Tanjakan Kecamatan Rajeg.

Sebagai wujud pengabdian dan memiliki kewajiban sebagai seorang pemuda untuk menjadikan Desa sebagai pusat Perekonomian.

Rustam salah satu mantan Pendamping Desa, cukup banyak tahu alokasi anggaran Dana Desa yang semestinya digunakan sesuai dengan amanat undang-undang.

Beberapa aspek yang akan dikedepankan “Pelayanan berbasis IT, dan pengembangan BUMDES dan Inovasi yang bertujuan untuk menjadikan Desa Tanjakan menjadi Desa Mandiri,” kata Rustam, Selasa (20/10/2020).

Menurut Rustam peran pemuda dalam membangun desa tentu sangat besar. Mengingat, untuk memajukan sebuah desa dan untuk menata masa depan desa yang baik adalah dengan menata generasi mudanya dengan baik. Salah satu dengan proses demokrasi yang berkualitas, sehingga menghasilkan kepala desa yang berkualitas.

“Pada prinsipnya kita selalu siap. Memang secara umum desa tanjakan adalah desa dengan suasana yang kondusif, bahkan para calon biasa ngumpul bersama-sama. Kita semua komitmen untuk membangun dan wujudkan proses demokrasi yang berkualitas di desa tanjakan,” ujar Rustam.

Menurutnya, berpolitik bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab generasi tua saja. Akan tetapi, anak muda juga harus terlibat untuk menyuarakan aspirasinya agar didengar dan bahkan diwujudkan. Dengan berbagai macam ide yang fresh, tentu saja peran kaum muda saat ini menurut Rustam akan mengambil peran yang sangat penting.

“Kami akan melakukan berbagai macam pendekatan kepada masyarakat, akan mengajak kaum muda peduli dengan perkembangan desa, inovasi desa dan kampung kreatif,” imbuhnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda yang lainnya di Kecamatan Rajeg untuk tidak anti terhadap politik melainkan berani terlibat untuk bisa ikut menentukan arah kemajuan bangsa ini yang dimulai dari tingkat desa.

“Saya harap generasi muda harus lebih berani terlibat dalam proses politik, terutama dalam membangun desanya masing-masing. Jangan takut memberikan gagasan-gagasan untuk membangun bangsa ini yang dimulai dari desa,” ajaknya.(Sam)