Beranda News Update Wagub Banten Himbau Maksimalkan Dana Desa Untuk Penanggulangan Covid-19

Wagub Banten Himbau Maksimalkan Dana Desa Untuk Penanggulangan Covid-19

0

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melalui Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Serang meminta perangkat desa membantu kepala desa memaksimalkan penggunaaan dana desa untuk penanggulangan pandemi covid-19.

Kemudian, memprioritaskan lapangan pekerjaan bagi anggota keluarga miskin, pengangguran atau setengah penganggur, serta anggota masyarakat marjinal lainnya.

“Di tengah pandemi Covid 19 ini saya berharap PPDI Kabupaten Serang dan segenap perangkat desa mengelola Dana Desa dengan pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD), melalui pengelolaan secara swakelola, serta pendayagunaan sumber daya alam, teknologi tepat guna, inovasi dan sumber daya manusia desa,” kata Andika dalam sambutan pelantikan pengurus PPID Kabupaten Serang di Hotel Swisbell Inn Cikande, Kabupaten Serang, Senin (30/11).

Andika mengungkapkan, tahun 2020 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalokasikan bantuan keuangan kepada 1.238 pemerintahan desa dengan nilai sebesar Rp 61,9 miliar dimana alokasi bantuan keuangan desa di Kabupaten Serang sendiri mencapai Rp 16,30 miliar.

“Bantuan Keuangan Desa yang diberikan oleh Pemprov Banten bersifat komplementer sedangkan sumber utama dan terbesarnya adalah Dana Desa yang bersumber dari APBN,” katanya.

Lalu, kata Andika, bantuan keuangan desa Pempro Banten diprioritas pada beberapa bidang prioritas, khususnya bidang pendidikan dan kesehatan dengan program kolaborasi membangun desa diantara perangkat desa bersama pondok pesantren dan perguruan tinggi.

“Melalui program kuliah kerja nyata serta penyediaan tenaga kesehatan di desa diperlukan untuk pembangunan sumber daya manusia,” ujarnya.

Andika menuturkan, pembangunan prasarana perhubungan, seperti fasilitas jalan guna mendorong proses perdagangan antar daerah agar menjadi prioritas.

Menurutnya, penggunaan dana desa dapat diprioritaskan dengan mendanai pembangunan desa mencakup pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur desa, jalan desa antar pemukiman, sarana dan prasarana pendidikan, ekonomi dan kesehatan desa.

Sedangkan prioritas untuk pemberdayaan masyarakat antara lain berupa pelatihan usaha ekonomi, pertanian, perikanan dan perdagangan, pelatihan teknologi tepat guna serta peningkatan kapasitas masyarakat termasuk kelompok usaha ekonomi, kelompok tani, kelompok nelayan, kelompok perajin dan kelompok
perempuan.

“Dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui program kemitraan juga dapat dilakukan melalui kemitraan dengan industri melalui program CSR,” ujarnya.

Sementara, Ketua PPDI Kabupaten Serang Hendra Saputra mengatakan tugas, fungsi dan tanggung jawab para perangkat desa, tidak bisa dianggap remeh atau dipandang sebelah mata.

“Kesuksesan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa tidak terlepas dari peran penting para perangkat desa,” singkatnya. (Smn)