Home Berita Tiga Pilar Mauk PPKM Pencegahan dan Pengendalian Covid-19

Tiga Pilar Mauk PPKM Pencegahan dan Pengendalian Covid-19

0

Kapolsek Mauk, Polres Kota Tangerang bersama tiga pilar dan jajaran melaksanakan kegiatan patroli pencegahan dan pengendalian Covid-19 serta penegakkan disiplin protokol kesehatan dan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Operasi yustisi dilaksanakan pukul 19.00 Wib sampai dengan selesai, Rabu (13/1/2021).

Operasi Yustisi secara Mobile dan Woro – woro Himbauan/Sosialisasi Surat Edaran Bupati Tangerang  Nomor : 443.2/026-Bag.Huk/2021 tentang PPKM Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Turut hadir Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mauk Kholid Mawardi, IPTU Pol Joko Pamungkas ( Kanit Intelkam Polsek Mauk ), Jaya Gemi, Kasi Trantib Kecamatan Mauk dan
Serda Yudistira anggota Koramil 09/Mauk.

Adapun lokasi kegiatan operasi yustisi sasarannya yaitu, Alfamart Desa Banyu Asih,
Pasar Malam di Jalan Raya Mauk Desa Tegal Kunir Kidul, Alfamart Jalan Raya Mauk Perempatan Jati Desa Jatiwaringin, Cafe Noah Kampung Tanah Luhur Desa Jatiwaringin, dan Alfamart Jalan Raya Mauk- Rajeg Kampung Gunung  Desa Sasak Kecamatan Mauk.

Kapolsek Mauk, Polres Kota Tangerang, AKP Kresna Ajie Perkasa menyampaikan bahwa pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama 14 hari terhitung dari tanggal 11 sampai dengan tanggal 25 Januari 2021.

“Diharapkan kita semua dapat mentaati dan melaksanakan semua aturan yang terdapat dalam PPKM, sehingga tujuan PPKM bisa tercapai secara maksimal untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan kembali seperti biasanya dan terciptanya Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mauk,” terangnya.

Kemudian Operasi Yustisi Pendisiplinan dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan dilaksanakan bersama Tiga Pilar gabungan dari unsur TNI/Polri dan Pol PP untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.

Dalam operasi tesebut pihaknya berkoordinasi dengan pengelola lokasi keramaian untuk menerapkan protokol kesehatan, mewajibkan pengunjung memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, membuat marka menjaga jarak 1Meter dan membatasi pengunjung sebanyak 25% dari kapasitas lokasi.

“Tindakan yang dilakukan terhadap pelanggar yang tidak memakai masker, diberikan edukasi pencegahan Covid-19. Kami mengajak kepada warga masyarakat mari kita sama-sama  mencegah dan memutus mata rantai virus corona, selain itu, patuhi imbauan pemerintah dengan melaksanakan 5M,” pungkasnya.(Sam)