Home Berita Aktivis Turki: Jangan Kasih Peluang Oknum ASN dan Kades Jadi Agen BPNT

Aktivis Turki: Jangan Kasih Peluang Oknum ASN dan Kades Jadi Agen BPNT

0

Aktivis Tandu Reformasi Keadilan Indonesia (Turki) mendesak suplier untuk tidak memberikan ruang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa (Kades) menjadi agen atau mengesub komoditas dari program bantuan pangan non tunai (BNPT), seperti di Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang.

“Pemerintah Pusat telah melarang ASN, Kepala Desa, dan Perangkat Desa agar tidak menjadi Agen, Supplier, ataupun pemasok komoditi Program BPNT. Untuk itu, kami meminta kepada pihak Kecamatan Cikedal agar tidak memberikan ruang, karena disinyalir ada oknum Kades/ASN yang ikut bermain dalam penyaluran BPNT tersebut,” kata Tb Aujani selaku Ketua TURKI kepada media, Senin (19/04/21).

Menurut Tb.Aujani, bahwa Pemerintah Pusat sudah tegas melarangnya di dalam surat tanggapan yang dikeluarkan oleh Direktorat Penanganan Fakir Miskin di bawah Kementerian Sosial Republik Indonesia nomor 6307/6.1/S/HK.01/12/2020.

“Jadi kalau Supplier membiarkan ASN, Kepala Desa, ataupun Perangkat Desa menjadi Pengesub Komoditi, maka hal itu telah menyalahi aturan,” kata Tb. Aujani seorang aktifis muda ini.

Selain itu, Aujani, juga meminta kepada aparat berwenang untuk segera menindak tegas terhadap Oknum-oknum ASN, Perangkat Desa, ataupun Kepala Desa yang diduga menjadi pengesub atau pemosok E-Waroong.

“Kami meminta kepada pihak berwenang agar segera menindak tegas oknum-oknum ASN, Perangkat Desa, dan Kepala Desa yang diduga menjadi pengesub komoditi atau pemasok E-Waroong.” tegas aktivís muda asal Kecamatan Cikedal ini.

Sementara Camat Cikedal, Deni K saat hendak dikonfirmasi soal hal itu belum bísa dịmintai keterangan melalui telaphon selulernya tidak mẹnjawab. (Den)