Home Berita Donasi Ditutup, SMAN 9 Tangsel Focus Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

Donasi Ditutup, SMAN 9 Tangsel Focus Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

0

Pembelajaran tatap muka (PTM) yang di canangkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di sambut baik oleh para walimurid dan juga pihak sekolah.

Terlalu lama tak mendapatkan PTM akibat meluasnya penyebaran covid 19, curhatan orangtua murid pun sempat viral dimedia sosial, membuat jenuh serta menimbulkan kekhawatiran terkait keilmuan yang di dapat oleh para peserta didik lantaran hanya mendapatkan pembelajaran melalui internet.

Terlepas dari itu semua, Achmad Alwan Fatwani, S.Pd., M.Pd, Kepala Sekolah SMA 9 Kota Tangerang Selatan angkat bicara. Menurutnya, pihaknya menyambut baik rencana tersebut, pihaknya sedang berusaha semaksimal mungkin untuk mengimplementasikan PTM dengan tetap menjaga prokes.

“Tentunya saya turut gembira rencana program PTM tersebut. Bagaimana tidak, seluruh pelosokpun pasti senang PTM ini dapat terlaksana. Namun memang kita butuh persiapan yang sesuai anjuran prokes. Agar covid 19 tidak mudah menjalar,” terangnya.

Saat di singgung perihal ide donasi yang di peruntukan untuk perbaikan turab yang ambrol, dengan santai ia menjawab. Hal tersebut adalah bentuk partisipasi dari beberapa perwakilan orangtua yang peduli dengan kondisi sekolah.

“Iya saya sudah dengar dari guru di sekolah ini. Ternyata broadcast melalui WA itu berasal dari walimurid atau orangtua yang turut peduli dengan keadaan sekolah. Jadi saya coba terangkan, turab tersebut sudah lama ambrol dan kami tidak membuka donasi seperti yang di sampaikan di berita sebelumnya, sudah di tutup,” terang Alwan, Jumat (4/6/2021) saat di temui di ruangannya

Ia juga menyampaikan, dampak pemberitaan tersebut ternyata menimbulkan dampak positif bagi sekolah yang di pimpinnya. Pihak sekolah sangat berterimakasih karena berita tersebut dapat menyentuh para orangtua untuk turut berpartisipasi membangun sekolah.

“Kita ambil sisi positifnya saja. Ketua komite SMAN 9 Tangsel, yakni bapak Agus Rahmat menyumbang bahan material pasir untuk memperbaiki turab yang jebol, kemudian adalagi yang mau nyumbang dalam bentuk semen dan lainnya,” bebernya

Di katakannya lagi, lahan di sekitar turab yang ambrol tersebut akan di peruntukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan siswa yang parkir di lokasi tersebut.

“Rencananya, kalau sudah di perbaiki, lahan tersebut akan kami pergunakan untuk menampung kendaraan siswa. Karena kami khawatir halaman di sekolah kami agak sempit,” tandasnya (Adt)