Sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor kunci dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan globalisasi, masyarakat dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir, keterampilan, serta daya adaptasi yang baik. Namun, masih terdapat kesenjangan akses terhadap pendidikan dan pelatihan yang menyebabkan kualitas SDM belum berkembang secara optimal.
Pendidikan dan pelatihan memiliki peran yang saling melengkapi dalam pengembangan SDM. Pendidikan memberikan landasan pengetahuan dan pembentukan karakter, sedangkan pelatihan memperkuat kemampuan melalui praktik keterampilan. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang mengintegrasikan keduanya agar pengembangan SDM dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kualitas SDM masyarakat melalui sinergi pendidikan dan pelatihan, khususnya bagi masyarakat usia produktif yang membutuhkan peningkatan kapasitas diri.
Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2025 di Kampung Setu, Tangerang Selatan. Sasaran kegiatan adalah masyarakat usia produktif yang membutuhkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan.
Metode pelaksanaan meliputi :
1. Penyuluhan atau edukasi mengenai pentingnya pengembangan SDM.
2. Pelatihan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
3. Diskusi dan tanya jawab sebagai sarana interaksi dan evaluasi pemahaman peserta.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi untuk menilai efektivitas kegiatan.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respon positif terhadap pelaksanaan pendidikan dan pelatihan. Pada kegiatan pendidikan, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pendidikan, sikap kerja, dan pembelajaran sepanjang hayat. Hal ini terlihat dari meningkatnya partisipasi aktif peserta dalam diskusi.
Pada kegiatan pelatihan, masyarakat mampu memahami dan mempraktikkan keterampilan yang diajarkan. Pelatihan ini memberikan bekal keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun kegiatan ekonomi, serta meningkatkan rasa percaya diri peserta.
Sinergi pendidikan dan pelatihan menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif karena peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung. Dampak kegiatan ini terlihat dari meningkatnya pengetahuan, keterampilan, serta motivasi masyarakat untuk terus mengembangkan diri.
Berdasarkan hasil kegiatan PKM, dapat disimpulkan bahwa sinergi antara pendidikan dan pelatihan memiliki peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia masyarakat. Pendidikan memberikan dasar pengetahuan dan pembentukan sikap, sedangkan pelatihan memperkuat keterampilan praktis yang aplikatif. Integrasi keduanya terbukti mampu meningkatkan kualitas SDM secara menyeluruh.
Kegiatan PKM ini memberikan dampak positif dalam membentuk masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing. Oleh karena itu, kegiatan pendidikan dan pelatihan yang terintegrasi perlu dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung Pembangunan SDM masyarakat.

