Imigrasi Soekarno-Hatta Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Dampak Konflik Timur Tengah

By
2 Min Read
foto: Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. /tangerangonline.id

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta meningkatkan kesiapsiagaan menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Konflik tersebut berdampak langsung pada operasional penerbangan internasional, termasuk pembatalan, penundaan, dan pengalihan rute di Bandara Soekarno-Hatta.

Imigrasi Soekarno-Hatta berkomitmen menjaga stabilitas pelayanan dan pengawasan keimigrasian dengan memperkuat koordinasi bersama otoritas bandara, maskapai penerbangan, serta instansi terkait.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana.

Ia mengatakan bahwa penyesuaian jumlah personel pada jam sibuk telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kedatangan penumpang, termasuk pemulangan WNI dari negara terdampak konflik.

“Kesiapsiagaan dan koordinasi merupakan prioritas utama bagi kami. Seluruh personel Imigrasi siap merespons perubahan jadwal penerbangan maupun lonjakan kedatangan penumpang, dengan tetap menjaga pelayanan yang cepat dan aman di Tempat Pemeriksaan Imigrasi,” ujar Galih, Senin (2/3/2026).

Selain itu, Imigrasi Soekarno-Hatta juga mengantisipasi kemungkinan overstay bagi warga negara asing yang terdampak pembatalan penerbangan.

Mereka yang izin tinggalnya hampir habis atau sudah melewati batas akibat situasi darurat penerbangan diminta segera melapor ke Kantor Imigrasi untuk mendapatkan penanganan khusus sesuai aturan hukum, dengan mempertimbangkan kondisi force majeure.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun maskapai terkait jadwal perjalanan. Pemantauan situasi akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelayanan keimigrasian tetap terjaga. (Rmt)

Share This Article