Kebisingan Loka Padel Tuai Keluhan Warga, Wali Kota Tangsel Dorong Mediasi

By
2 Min Read

Polemik kebisingan aktivitas Loka Padel di kawasan Ciater mendapat perhatian Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Keluhan warga terkait gangguan suara, khususnya pada jam operasional, kini tengah ditindaklanjuti.

Wali Kota Benyamin Davnie memastikan bahwa dari sisi perizinan, pembangunan fasilitas olahraga tersebut telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Namun, persoalan muncul dari dampak aktivitasnya terhadap lingkungan sekitar.

“Perizinan sudah selesai dan bangunan sesuai spesifikasi. Yang menjadi keluhan warga adalah kebisingan,” ujarnya di DPRD Tangsel, Selasa (31/3/2026).

Menanggapi hal tersebut, Pemkot mendorong penyelesaian melalui dialog antara pengelola dan masyarakat. Upaya mediasi akan difasilitasi oleh aparat setempat guna mencari titik temu tanpa merugikan kedua pihak.

Benyamin menjelaskan, pendekatan musyawarah dinilai sebagai langkah awal untuk mengatur operasional agar tidak mengganggu kenyamanan warga, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha.

Selain itu, pemerintah juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat terkait penanganan kasus ini. Laporan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi administratif.

“Keputusan akan diambil setelah hasil evaluasi keluar dan dibahas bersama tim,” jelasnya.

Hingga saat ini, Pemkot Tangsel belum menerima laporan detail dari Inspektorat. Proses evaluasi masih berlangsung sebelum kebijakan lebih lanjut ditetapkan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut keseimbangan antara aktivitas usaha dan kenyamanan lingkungan. Pemerintah diharapkan mampu menghadirkan solusi yang adil bagi warga maupun pelaku usaha.

TAGGED:
Share This Article