Perubahan karakter perang yang dipengaruhi teknologi, sistem nirawak, dan perang informasi mendorong TNI Angkatan Udara menyiapkan perwira yang tak hanya unggul secara operasional, tapi juga mampu berpikir strategis dan cepat beradaptasi terhadap dinamika ancaman masa depan.
Hal itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M Tonny Harjono, ketika memberikan pembekalan kepada 111 Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Komando Kesatuan TNI Angkatan Udara (Sekkau) Angkatan ke-118 dan Penyetaraan A-1 di Gedung Pramanasala Sekkau, Jakarta.
“Perubahan lingkungan strategis global berlangsung semakin cepat dan kompleks. Konflik modern kini tidak hanya ditentukan kekuatan persenjataan konvensional, tetapi juga kemampuan memanfaatkan teknologi, mengelola informasi, serta memenangkan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” terang Kasau Marsekal TNI M Tonny Harjono, dalam keterangannya, Rabu (13/5/26) di Jakarta.
Pembekalan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara Kasau dan para pasis. Kegiatan kemudian diakhiri dengan penyerahan cinderamata serta naskah forum ilmiah Pasis Sekkau A-118 kepada Kasau.
TNI AU terus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan pertahanan udara modern sekaligus mendukung kepentingan bangsa dan negara secara adaptif dan profesional.
Hadir dalam pembekalan itu Dankodiklatau Marsdya TNI Age Wiraksono, Asops Kasau, Asrena Kasau, Aspers Kasau dan Dansekkau.
Kasau mengatakan, para pasis harus memahami berbagai perkembangan perang modern, mulai dari penggunaan drone dan sistem nirawak, perkembangan teknologi militer berbasis digital, hingga perang informasi yang mampu memengaruhi persepsi publik dan stabilitas keamanan.
“Tantangan tersebut menuntut hadirnya perwira TNI AU yang adaptif, inovatif, memiliki mental juang tinggi, serta mampu menghadirkan solusi nyata di satuan maupun di tengah masyarakat. Karena itu, pendidikan di Sekkau harus mampu membentuk pola pikir strategis sekaligus ketelitian dalam bekerja agar para perwira siap menghadapi kompleksitas tugas ke depan,” tandas Kasau.
Ia berharap agar perwira mampu membaca perubahan, mampu memberikan solusi, dan terus berinovasi demi kemajuan Angkatan Udara.
Selain itu ditekankan juga pentingnya profesionalisme dan kemampuan belajar berkelanjutan sebagai fondasi utama dalam menjaga kesiapan organisasi di tengah percepatan perkembangan teknologi dan dinamika ancaman global.(rls/MRZ)

