Tingkatkan Keamanan Akses Warga, Pemkot Tangsel Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya

By
3 Min Read

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus menjamin keselamatan masyarakat. Salah satunya melalui rekonstruksi Jembatan Merpati Raya yang berada di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, pada Oktober hingga Desember 2026.

Pekerjaan rekonstruksi tersebut dilakukan untuk memulihkan kondisi struktur jembatan yang mengalami kerusakan pada bagian penyangga ujung atau abutment. Selama proses pengerjaan, akses Jalan Merpati Raya pada segmen POM Bensin Shell hingga Bintaro Hill ditutup mulai Kamis (22/10/2026) sampai pekerjaan selesai.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robbi Cahyadi, mengatakan rekonstruksi merupakan langkah penting untuk memastikan jembatan kembali berfungsi dengan aman dan optimal.

“Kerusakan pada abutment atau struktur penyangga ujung Jembatan Merpati Raya perlu ditangani melalui rekonstruksi agar fungsi dan keamanan jembatan dapat dipulihkan, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut,” ujar Robbi dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).

Ia menjelaskan, kerusakan struktur penyangga jembatan terjadi sekitar Oktober 2025 akibat gerusan aliran sungai. Setelah dilakukan penanganan sementara dan evaluasi teknis, rekonstruksi diputuskan sebagai langkah lanjutan dengan target penyelesaian pada Desember 2026.

Menurut Robbi, penutupan jalan selama konstruksi merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan pekerja maupun masyarakat. Terlebih, lokasi jembatan berada di jalur dengan aktivitas kendaraan yang cukup tinggi.

“Kami memahami bahwa penutupan Jalan Merpati Raya akan berdampak pada perjalanan warga, termasuk masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi. Namun, penutupan selama konstruksi diperlukan untuk memberikan ruang kerja bagi pelaksana, serta mengurangi risiko bagi pengguna jalan dan pekerja,” jelasnya.

Untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, Pemkot Tangsel telah menyiapkan enam jalur alternatif yang dapat digunakan pengendara, yakni Jalan Boulevard UPJ, Jalan Cendrawasih Raya, Jalan Aria Putra, Jalan Suka Damai (Eyang Agung), Jalan Suka Bakti, dan Jalan Murai.

Selain itu, DSDABMBK berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Pemasangan rambu-rambu serta pemberitahuan penutupan jalan juga dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui perubahan akses sejak awal.

Pemkot Tangsel turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan sejumlah pihak yang berpotensi terdampak, termasuk sekolah, rumah sakit, serta pelaku usaha di sekitar lokasi. Dengan demikian, warga diharapkan dapat menyesuaikan rute dan waktu perjalanan selama proses rekonstruksi.

Masyarakat juga dapat memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan pekerjaan melalui akun media sosial resmi DSDABMBK Kota Tangsel, @dsdabmbk.

Melalui rekonstruksi ini, Pemkot Tangsel berharap kondisi Jembatan Merpati Raya dapat kembali optimal sehingga menunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat. Dukungan warga selama proses pengerjaan diharapkan dapat membantu proyek berjalan tertib, aman, dan sesuai target penyelesaian. (Adv)

Share This Article