Home Berita Dari Sopir Ambulan jadi Kapolsek Serpong

Dari Sopir Ambulan jadi Kapolsek Serpong

0

Kabar baik dialami Kompol Didik Putra K. Sebab, mulai Kamis (4/2/2016) ini dirinya diangkat menjadi Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Serpong. Namun, siapa sangka dibalik jabatan baru itu, Didik menyimpan cerita perjalanan hidup menarik.

Berawal dari keinginan tulus mengabdi pada negara, Didik yang saat itu lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) memberanikan diri untuk mendaftar menjadi polisi pada tahun 1997. Sayangnya, kala itu Didik kurang beruntung dan dinyatakan gagal menjadi polisi.

Tak ingin menyerah, Didik pun tetap mempersiapkan diri untuk daftar pada tahun berikut. Sambil menunggu, banyak hal yang telah dilakukannya. Seperti salah satunya, dia pernah bekerja menjadi sopir ambulan dengan tujuan setidaknya dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat.

Bukan itu saja, dia mengaku pernah menjadi kuli bangunan dan petugas fogging (semprot asap DBD). Hal itu dilakukannya semata-mata agar dirinya tetap produktif di masyarakat.  

Maka pada tahun 1998, impian yang dicitakannya tercapai. Didik pun diterima menjadi polisi (Bintara). Dirinya tak merasa puas, selanjutnya mengikuti pendidikan kepolisian hingga karirnya seperti ini. 

“Saya juga pernah menjadi sopir ambulan, fogging DBD, kuli bangun. Saya ingin sekali menjadi polisi, T api saya sadar bahwa saya berasal dari keluarga kurang ada. Meski begitu, semangat saya jadi polisi tetap lanjut. Meski daftar pertama gagal dan Alhamdulillah tes tahun 1998 lulus,” tutur Kompol Didik Putra K saat ditemui tangerangonline.id di ruang kerjanya, Kamis (4/2)

Dirinya juga tidak menyangka akan menjadi pimpinan di Polsek Serpong. Meski demikian, Didik sadar semua ini tak terlepas dari dukungan sekitarnya. Jabatan yang diperoleh baginya adalah sebuah amanah.

“Saya sendiri heran kenapa bisa jadi Kapolsek, tapi apapun itu, jabatan adalah amanah. Saya harus mengedepankan rasa tanggung jawab,” ujarnya. 

Dia juga menyebutkan beberapa hal sesorang dapat baik dalam karirnya yaitu kemampuan kerja, kejujuran kerja, dan loyalitas kerja. (Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here