Home Berita Kunjungan Profesi Rutin Digelar TK Ketilang

Kunjungan Profesi Rutin Digelar TK Ketilang

0

TK Ketilang di Komplek UIN Syarif Hidayatullah, Jl. Ibnu Batutah, RT.003/RW.006, Ciputat, Kota Tangerang Salatan, memiliki agenda pembelajaran banyak.

Setiap sekolah memiliki agenda yang beragam sebagaimana juga TK Ketilang. Agenda terdekat yang akan diselenggarakan adalah rekreasi yang merupakan kegiatan rutin tahunan.

Kemudian dalam waktu dekat akan melakukan perlombaan mewarnai, menari dan lainnya antar sekolah dalam rangka memperingati Hari Kartini pada bulan April.

Slamet Sufyan, Kepala TK Ketilang mengungkapkan, memiliki dua agenda outing tiap tahun. Pertama, Kunjungan profesi yaitu mengenalkan profesi kepada anak-anak, misalnya adalah mengunjungi kantor pemadam kebakaran, kantor pos, kantor polisi, dan lainnya. Suatu waktu siswa pergi ke Indomaret yang di dalamnya terdapat pramuniaga, teller, direktur, dan lainnya.

Anak-anak diajarkan tentang cara belanja yang baik, membayar, lalu langsung praktek jual-beli dengan diberi uang Rp 20.000 dari sekolah untuk membeli barang yang mereka inginkan.

“Tujuan kunjungan profesi ini adalah mengenalkan profesi yang berada di sekeliling anak-anak dan karena di usianya yang masih belia itu merupakan usia yang memorinya sangat kuat jadi gampang mengenalkan apapun. Selain itu adalah untuk merangsang minat dan bakat siswa dan menanamkan cita-cita yang ingin dicapai,” tambah pria asal Madiun itu.

Kemudian agenda terdekat yang berkaitan dengan kunjungan profesi adalah kunjungan dari polisi ke sekolah. Siswa akan dikenalkan dengan alat komunikasi yang digunakan oleh polisi. Lalu hal-hal yang berkaitan dengan polisi seperti rambu-rambu lalu lintas, sirine, dan lain sebagainya bebarengan dengan pengenalan profesi dokter.

“Tahun depan direncanakan untuk melakukan kunjungan profesi tidak hanya setahun sekali. Tujuan lain dari kunjungan profesi adalah belajar bisa dilakukan di mana saja dan tidak hanya di dalam kelas. Dekat-dekat ini akan ada kunjungan dari polisi dan dokter untuk mengenalkan kedua profesi tersebut,” imbuh Slamet.

Kedua, Karya wisata itu berupa rekreasi yang dilakukan oleh siswa dan didampingi dengan orang tua. Tempat yang dikunjungi pun tidak hanya satu tapi berpindah-pindah. Rencana rekreasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini adalah dengan menyediakan enam bus karena akan diikuti oleh orang tua dan siswa.

“Rekreasi kali ini akan saya siapkan enam bus. Karena kami juga tidak tahu seberapa banyak orang tua murid yang akan mengikutinya,” terang Kepala Sekolah TK Ketilang. (Ana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here