Home Berita Gereja St Matius Penginjil Gandeng Ojek Jaga Pengamanan

Gereja St Matius Penginjil Gandeng Ojek Jaga Pengamanan

0

Sudah tiga hari Gereja St. Matius Penginjilan melakukan kegiatan rangkaian peringatan Hari Paskah dari hari Kamis hingga Sabtu (26/03/2016) ini. Gereja yang terletak di Jl. Utama-Pondok Karya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan ini ramai dipadati kurang lebih 5000 jemaat.

Ramainya jemaat yang beribadah dengan datang menggunakan kendaraan, membuat akses ke Gereja tersebut padat dan macet. Pihak gereja melibatkan sejumlah instansi, termasuk tukang ojek sekitar untuk turut mengatur arus lalu Lintas dan pengamanan. “Kondisinya aman karena disini melibatkan pihak Polres, Polsek, Babinsa, serta tukang ojek juga dilibatin buat keamanan sini,” ujar bagian keamanan Gereja St. Matius Penginjilan, Sulluh Jumanto kepada tangerangonline.id.

Jumlah personil keamanan juga cukup banyak yaitu 6 orang anggota keamanan dari gereja, 2 orang babinsa dari kelurahan, 10 orang anggota polsek Pondok Aren, dan 6 orang anggota Polres Tangerang Selatan.

Wilayah yang dibagi jadi beberapa titik oleh pihak keamanannya itu juga cukup banyak yaitu di Pertigaan Lampu Merah Pondok Betung yang jaga oleh 2 orang dari Polres, Pertigaan Jl. Karya Utama 1 dan Jl. Raya Ceger yang dijaga oleh 4 orang Polres, lalu pertigaan depan gerbang gereja yang dijaga oleh pihak polsek, sisanya mengamankan sekeliling gereja.

Wilayah yang dibagi beberapa titik ini memang sengaja dipantau, karena menimbulkan kemacetan. “Karena dari depan gereja ini cukup padat jalannya tidak memenuhi kendaraan lanjut lampu merah Pondok Betung itu perlu pengaturan jadi kemacetannya dari lampu merah itu sampai pintu gerbang Gereja,” ujar Kanit Dikyasa Polres Tangsel, Heri Sulistiono kepada tangerangonline.id.

Selain itu, Heri mengatakan selama tiga hari ini kendala yang ada, tidak terlalu parah yaitu hanya kendala dari angkot yang berhenti tidak sesuai aturan. “Kendalanya ya cuma angkot yang ngetem. Angkot bisa saja berhenti untuk menaikan penumpang, tapi harus langsung jalan gak boleh ngetem, makanya kita ngasih kesempatan berhenti di depan Indomaret yang agak legaan biar mobil belakangnya bisa lewat,” ujar Heri.

Dari kegiatan Hari Paskah ini seluruh pihak keamanan berharap agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan selama berjalannya kegiatan. (Tan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here