Home Berita Puluhan Calon TKI Gagal Terbang ke Timur Tengah

Puluhan Calon TKI Gagal Terbang ke Timur Tengah

0

Sebanyak 65 orang Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) diamankan oleh Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan TKI (BNP2TKI) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) ketika akan berangkat ke berbagai negara di Timur Tengah.

Direktur Pengamanan (Dirpam) BNP2TKI Brigjen Pol Nurwindyanto menjelaskan, puluhan CTKI tersebut diamankan lantaran tidak sesuai dengan prosedur dan perusahaan (PT HKN) yang akan mengirim CTKI tersebut tidak terdaftar.

“Mereka diamankan di saat akan berangkat ke Riyad, Saudi karena un-procedural dan perusahaannya tidak terdaftar di BNP2TKI,” katanya kepada wartawan, di Common Use Lounge,Terminal 2D Bandara Soetta, Tangerang, Senin (28/3/2016).

Sedianya, 65 CTKI tersebut akan diberangkatkan oleh PT HKN dengan maskapai Emirates EK369 tujuan Jakarta-Riyad pukul 7.30 WIB.

“CTKI unprocedural tersebut kami amankan dari satu penerbangan ketika akan berangkat menggunakan Emirates EK369 tujuan Riyadh Saudi Arabia,” ujarnya.

Setelah didata oleh petugas BNP2TKI, 65 CTKI tersebut akan dipulangkan kembali ke daerah asal masing-masing.

“Mereka semua akan kami pulangkan ke daerah mereka masing-masing, sesuai dengan tupoksi kami,” bebernya.

Sementara itu, salah satu CTKI yang gagal berangkat ke Arab Saudi, Dian (28), mengaku pasrah dan bersedia dipulangkan kembali ke kampung halamannya.

“Mau gimana lagi mas, pasrah ajalah. Kita mah tadinya percaya sama PT (PJTKI ilegal), tapi begini jadinya. Saya pengennya kerja di sana (Arab Saudi) aja, di Indonesia gajinya kecil. Tapi katanya gak boleh, ya nurut ajalah,” ungkap wanita asal Karawang itu kepada tangerangonline.id.

Hal senada juga diungkapkan Lisnawati (24), wanita asal Sukabumi itu mengaku sudah berada di penampungan PT HKN selama 2 bulan. Kendati demikian, dirinya mengaku pasrah.

“Saya mah nurut aja. Walaupun malu sama keluarga dan tetangga, gak apa-apa lah mas. Mungkin lebih baik pulang lagi, nanti nyari PT (PJTKI) yang resmi aja,” tuturnya. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here