Home Berita Kasus Virus Zika Ditemukan di Singapura, KKP Bandara Soetta Waspada

Kasus Virus Zika Ditemukan di Singapura, KKP Bandara Soetta Waspada

0

Kasus Virus Zika kembali ditemukan, terkini ditemukan di negara Singapura. Beberapa hari yang lalu, negara tersebut menyatakan bahwa telah menemukan kasus Virus Zika kurang lebih  41 orang positif yang ditemukan.

Terkait dengan hal itu, Kementerian Kesehatan RI langsung menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan, diantaranya Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I (KKP) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Kepala KKP Bandara Soetta dr Susanto mengatakan, adanya ditemukan kasus Virus Zika pihaknya tengah meningkatkan pengawasan terhadap penumpang dari luar negeri khususnya dari Singapura yang masuk melalui Bandara Soetta.

“Kementerian Kesehatan atau pusat telah menginstruksikan kepada seluruh pintu masuk negara, baik itu Pelabuhan, Bandara ataupun Lintas Batas di antar negara, harus meningkatkan kewaspadaan dalam rangka pencegahan atau deteksi dini ataupun kewaspadaan yang sangat tinggi terkait kepada para penumpang yang datang dari negara Singapura,” kata dr Susantokepada tangerangonline.id di Kantornya, Rabu (31/8/2016).

Salah satu upaya dalam rangka meningkatkan kewaspadaan tersebut lanjut dr Susanto, yakni menyiagakan petugas dan alat khusus pendeteksi suhu tubuh manusia atau Thermal Scan di Terminal Kedatangan luar negeri Bandara Soetta.

“Terhadap penumpang-penumpang yang dari negara tersebut (Singapura) pasti akan kita awasi, baik itu menggunakan Thermal Scan ataupun pengawasan langsung dari petugas kami . Apabila ditemukan suhu tubuh dari penumpang tersebut lebih dari 38 derajat Celsius pasti kita lakukan tindakan ataupun pemeriksaan di ruangan khusus,” terangnya.

Menurut dr Susanto, penumpang dengan suhu tubuh diatas 38 derajat Celsius yang terdeksi Thermal Scan patut dicurigai dan akan dilakukan pemeriksaan. Hal yang sama juga dilakukan ketika petugas menemukan penumpang yang tubuhnya terdapat bintik-bintik merah atau yang identik dengan pengidap Virus Zika.

“Belum tentu juga dengan suhu tubuh diatas 38 derajat Celsius si penumpang tersebut terduga mengidap Virus Zika, bisa saja hanya demam biasa tapi tetap kita waspadai,” ujarnya.

“Apabila kecurigaan kita kuat bahwa si penumpang tersebut mengidap Virus Zika atau dibagian tubuhnya terdapat bintik-bintik merah, kita akan kirim ke rumah sakit rujukan yakni Rumah Sakit Sulianti Saroso,” sambungnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organitation (WHO) menyatakan bahwa telah terjadi kejadian luar biasa (KLB) di beberapa negara seperti Brazil atau Amerika Selatan dan Afrika dengan ditemukannya kasus Virus Zika.

Artinya setiap negara diminta meningkatkan pengawasan pemantauan dan kewaspadaan di negara masing-masing. Yaitu negara-negara yang sudah menjadi negara anggota WHO, termasuk Indonesia. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here