Home Berita 3 Pesilat Peraih 2 Emas dan 2 Perak Turnamen Belanda Tiba di...

3 Pesilat Peraih 2 Emas dan 2 Perak Turnamen Belanda Tiba di Bandara Soetta

0

Tiga pesilat asal Indonesia yang berhasil meraih 2 Medali emas dan 2 Medali perak di ajang Kejuaraan Pencak Silat di Belanda tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Kamis (1/9/2016) siang.

Dalam turnamen Ducth Open 2016, Dua medali emas berhasil diraih oleh pesilat Gusti Irvanda dan medali perak diraih oleh masing-masing Fauziah dan Amzad Samudro. Ketiga pesilat tersebut berasal dari Perguruan Pencak Silat (PPS) Merpati Putih Universitas Mercu Buana (UMB).

“Atlet dari Indonesia hanya kami bertiga. Saya meraih dua emas dalam kategori tunggal putra dan kelas B putra senior. Teman saya Fauziah mendapat 1 medali perak dan satu lagi medali perak di kelas E putra oleh Amzad Samudro,” kata Gusti Irvanda di Terminal 2E Bandara Internasional Soetta, Tangerang, Kamis (1/9/2016).

Menurut Gusti, selama mengikuti kejuaraan pada Dutch Open International Pencak Silat Championship 2016 yang helat di kota Roermond, Belanda itu adalah pesilat dari Malaysia. “Lawan terberat dari Malaysia,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih Perguruan Merpati Putih UMB Pempi Pambudi mengatakan, dengan diraihnya medali emas di turnamen tersebut dapat membangkitkan semangat pemuda-pemudi Indonesia untuk lebih menekuni dan terus melestarikan ilmu bela diri Pencak Silat di tanah air.

“Semoga adik-adik yang di Indonesia menyenangi Pencak Silat, karena merupakan asli budaya Indonesia. Karena disaat kita bertanding disana, negara barat welcome dengan Pencak Silat. Jadi mereka juga akan membantu mengembangkan Pencak Silat secara Internasional dan ditargetkan masuk ke Olimpiade,” imbuhnya.

Masih ditempat yang sama, Official pendamping PPS Merpati Putih UMB Yufi Natakusuma mengaku sangat bangga mengikuti kejuaraan Pencak Silat di Negara Kincir Angin itu karena bahasa yang digunakan panitia dalam perhitungan nilai dan lain sebagainya adalah bahasa Indonesia.

“Semua menggunakan bahasa Indonesia disana,  mulai dari hitungannya, mau dia versinya apa atau tingkatannya semua menggunakan bahasa Indonesia, dan itu yang luar biasa buat saya,” ujarnya. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here