Home Berita Terjaring OTT KPK, Irman Gusman Sebar Klarifikasi

Terjaring OTT KPK, Irman Gusman Sebar Klarifikasi

0

Terkait beredarnya kabar Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pihak Irman bergegas melakukan klarifikasi. Ia melalui rilis membantah apa yang sekarang sedang berkembang seolah-olah dirinya ditangkap karena menerima suap.

“Saya memang menerima tamu dan dari ribuan tamu yang pernah saya terima selalu ada saja yang datang dengan motif minta tolong dan juga membawa sesuatu,” kata Irman dalam siaran pers, Sabtu (17/9/2016).

“Saya tidak bisa menolak orang datang bertamu dan minta tolong. Tapi saya juga tidak bisa melarang orang membawa sesuatu. Maka terhadap tamu yang datang pada hari ini (ada beberapa), mungkin saja ada yang membawa uang. Tapi saya berhak menolak dan telah saya tolak,” imbuhnya.

Politikus kelahiran Padang Panjang 11 Februari 1962 ini menjelaskan, KPK terlalu dini mengumumkan status uang itu sebagai suap dan menetapkan dirinya sebagai yang menerima suap. “Sungguh ini perbuatan jahat dan fitnah kepada saya dan keluarga saya,” ucap Irman.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, dirinya meminta semua tenang sampai ada klarifikasi lebih lanjut. “Saya sebagai pimpinan DPD RI yang telah mendukung KPK selama ini, meminta agar DPD bekerja seperti biasa hingga masalah ini selesai,” tandasnya.

Berikut klarifikasi lengkap Irman dalam keterangan yang diterimatangerangonline.id, dan dia mencuitkan juga hal ini di akun Twitter resminya @IrmanGusman_IG, Sabtu (17/9/2016): 

Teman-teman, kolega dan sahabat,

Saya ingin membantah apa yang sekarang sedang berkembang seolah-olah saya ditangkap karena menerima suap:

1. Saya memang menerima tamu dan dari ribuan tamu yang pernah saya terima selalu ada saja yang datang dengan motif minta tolong dan juga membawa sesuatu. 

2. Saya tidak bisa menolak orang datang bertamu dan minta tolong. Tapi saya juga tidak bisa melarang orang membawa sesuatu.

3. Maka terhadap tamu yang datang pada hari ini (ada beberapa), mungkin saja ada yang membawa uang. Tapi saya berhak menolak dan telah saya tolak.

4. KPK terlalu dini mengumumkan status uang itu sebagai suap dan menetapkan saya sebagai yang menerima suap. Sungguh ini perbuatan jahat dan fitnah kepada saya dan keluarga saya.

5. Saya meminta semua tenang sampai ada klarifikasi lebih lanjut. Saya sebagai pimpinan DPD RI yang telah mendukung KPK selama ini meminta agar DPD bekerja seperti biasa hingga masalah ini selesai.

Demikianlah klarifikasi sementara saya.

Irman Gusman

Ketua DPD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here