Home Berita Drainase Jalan Raya Ciater Serpong Terkendala Pengeklaiman Lahan Warga

Drainase Jalan Raya Ciater Serpong Terkendala Pengeklaiman Lahan Warga

0

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangerang Selatan saat ini sedang mengerjakan drainase dan pendestrian di Jalan Raya Ciater, Serpong. Pengerjaan fasilitas ini sejak Oktober dan ditarget rampung Desember akhir. Namun dalam pengerjaannya mengalami kendala, sebab lahan yang sudah dibayar Bagian Pertanahan Pemkot yang harusnya untuk drainase masih diklaim oleh warga pemilik lahan.

Kabid Bina Marga, DBMSDA Tangsel, Aries Kurniawan menjelaskan kontraktor tidak dapat menggarap drainase yang seharusnya rampung dalam Desember ini. Kontraktor mengalami kendala di satu titik dekat Kantor Kelurahan Rawa Mekar Jaya. Pasalnya, lahan yang sudah dibebaskan oleh Pemkot diklaim oleh pemilih lahan.

“Keterangan dari kontarktor distop saat pekerja sedang menggali tanah untuk drainase. Padahal lahan itu sudah dibayar oleh Bagian Pertahana Pemkot Tangsel,” katanya.

Yang seharusnya row jalan ciater 24 meter, hanya 20 meter di satu titik ini sehingga kekuranganya 4 meter yang digunakan untuk drainase dan pendestrian. Tugas Bina Marga adalah pengerjaan dua bidang itu sementara pembebasan lahan ada pada pertanahan, untuk itu seharusnya ada persoalan ini pertanahan dapat menyelesaikan.

“Masih melakukan komunikasi kepada bagian pertanahan agar bisa menyelesaikan persoalan lahan itu. Adapun kontraktor saat ini mencoba bangun untuk pendestrian. Sementara drainase belum, sebab lahanya tidak ada,” tambahnya.

Terjadi problem yang sama juga di lokasi milik H Maruf, yang seharusnya ada lahan untuk drainase dan pendestrian, lahannya yang ada hanya untuk pendestrian saja. Bahkan H Maruf sudah mematok-matok batas dan kontraktor tidak boleh melewati batas.

“Kondisi yang sama ada di H Maruf semestinya ada untuk drainase tapi lahannya kurang hanya ada untuk pendestrian semata,” jelas ia.

Sementara, semua lahan di Ciater sudah selesai dibayarkan semua, maka seharusnya tidak ada persoalan lagi. Jika kondisinya seperti itu pihaknya belum memastikan apakah untuk pembanguannya selesai hingga kahir tahun ini atau tidak karena permasalahanya ada di lahan.

“Harusnya akhir tahun ini selesai pembangunan di Jalan Ciater tapi ini persoalan lahan. tentu kami tidak masuk dalam ranah lahan karena itu ada bidang sendiri, semoga saja ini dapat diselesaikan secepatnya karena sudah mendekati Desember,” terangnya. (Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here