Home Berita Orangtua Pemandu Karaoke di Balaraja Yang Hilang Sebut Pelaku Mengaku Polisi

Orangtua Pemandu Karaoke di Balaraja Yang Hilang Sebut Pelaku Mengaku Polisi

0

Kedua orangtua dari Suci Fegita Sari (20) seorang pemandu lagu (PL) atau Ladies Companion (LC) di salah satu karaoke di Plaza Balaraja masih mengalami kesedihan yang mendalam. Anak sulungnya yang hilang sejak Selasa (3/1/2017) lalu, sampai saat ini masih belum ada kabar.

Cici Sumitri (39) dan Suyitno (42), pasangan suami istri yang tinggal di Kampung Ranca Pinang RT 16 RW 05, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa ini menceritakan, tak ada kabar sama sekali, nomer handphone milik suci pun sudah tidak aktif sejak 3 Januari lalu.

Kepiluan kedua orangtua Suci semakin menjadi-jadi, saat mendapat telepon dari seseorang yang mengaku menyekap Suci dan mobil yang dibawanya di suatu tempat perbatasan antara Banten dan Sumatera. Pria misterius yang sedang dilacak keberadaanya ini meminta sejumlah uang tebusan kepada orangtua Suci jika sang anak mau pulang dengan keadaan selamat.

Suyitno (42), ayah dari Suci menceritakan, tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan sebelum Suci menghilang.  Dia bercerita, Suci yang sehari-hari bekerja sebagai seorang pemandu karaoke di Plaza Balaraja ini adalah anak yang periang, ramah, dan mau terbuka menceritakan apa saja kepada dirinya.

Namun, beberapa jam sebelum menghilang. Suci bercerita kepada ibunya, jika ada seseorang yang mengaku sebagai anggota Polisi yang pernah menghubunginya untuk menyewa mobil milik Suci buat hari Rabu (4/1/2017), untuk mengantar orang jiarah kearah Serang, Banten.

“Paginya dia sempat cerita kepada ibunya, bahwa ada seseorang yang mengaku sebagai anggota polisi menghubunginya untuk menyewa mobil. Suci bilang, orang itu mau membayar uang sewa sebesar satu juta rupiah asalkan Suci mau mengantar penumpangnya ke wilayah Serang Banten,” terangnya saat dihubungi oleh tangerangonline.id, Jumat (13/1/2017).

Dirinya melanjutkan, tak ada curiga sama sekali, saat itu ibunya hanya berpesan kepada anak gadisnya tersebut agar  jangan mudah percaya kepada siapa saja yang coba meminjam atau menyewa mobil miliknya.

“Tidak ada curiga atau tanda-tanda bakal seperti ini. Siang itu kita sempat ngobrol banyak dan bertegur sapa dengan tetangga,” katanya.

Berbagai upaya juga sudah dilakukan Suyitno untuk melacak keberadaan Suci. Mulai dari mendatangi tempat anaknya bekerja hingga mengecek ke kontrakan-kontarakan tempat teman seprofesi Suci bekerja. Namun, hingga saat ini tak secuil informasi apapun dia dapatkan. Dirinya hanya berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap peristiwa hilangnya anak yang menjadi sandaran tulang punggung keluarga tersebut.

“Saya berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap dan menemukan anak saya. Karena saya sudah tidak tahu harus meminta bantuan kepada siapa lagi selain kepada pihak berwajib,” tandasnya. (Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here