Home Berita 26 UKM di Bandara Soetta Terima Bantuan Rp 675 Juta

26 UKM di Bandara Soetta Terima Bantuan Rp 675 Juta

0
SHARE

Kantor Cabang Utama (KCU) PT Angkasa Pura II (AP II) kembali menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp 675 juta kepada warga sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Penyaluran PKBL tahap II di tahun 2017 diterima oleh 26 mitra binaan usaha kecil menengah (UKM). Bantuan tersebut diberikan langsung di ruang Merak KCU Bandara Soetta, Senin (31/7/2017).

Branch Communications Manager AP II Bandara Soetta Dewandono Prasetyo Nugroho menjelaskan, total dana yang dikucurkan untuk 26 UKM di wilayah kerja BUMN pelayanan kebandarudaraan tersebut mencapai Rp 675 juta.

Nilai bantuan yang disalurkan kepada masing-masing UKM tersebut bervariasi, bergantung kepada jenis usaha dan kemampuan pengembalian pinjaman.

“Program kemitraan ini untuk mengembangkan UKM sehingga bisa meningkatkan daya saing dan memacu perekonomian masyarakat,” tutur Prasetyo.

Prasetyo menjelaskan, pinjaman lunak kepada pengusaha kecil dan menangah tersebut diberikan dengan suku bunga enam persen per tahun dengan masa angsuran maksimal 24 bulan.

“Besaran yang disalurkan nominalnya variatif, sesuai dengan kebutuhan masing – masing mitra binaan, mulai dari Rp10 juta hingga maksimal Rp 50 juta,” katanya.

Adapun mitra binaan yang diberikan bantuan dengan jenis usaha sektor jasa, industri hingga perikanan. Sementara untuk bantuan kali ini, menyesar kepada 12 warga Kota Tangerang dan 14 warga Kabupaten Tangerang.

“Diharapkan, pengusaha kecil dan menangah di wilayah Kota, Kabupaten dan Tangsel dapat terbantu dalam mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Menurutnya, dana pinjaman yang disalurkan tersebut sesuai dengan keputusan menteri BUMN No. Per 08/MBU/2013 Tanggal 10 September 2013 yang menyatakan setiap BUMN diharuskan menjadi mitra bagi pengusaha kecil dan menengah di wilayah BUMN tersebut melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, Manajer Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Komarudin mengatakan, dari total 26 mitra binaan yang mendapatkan bantuan, 12 diantaranya merupakan mitra binaan lanjutan atau yang kembali menerima bantuan.

Setiap mitra binaan yang akan mendapatkan bantuan, harus memenuhi syarat terlebih dahulu seperti diperiksa kebenaran usahanya. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi pemberian bantuan fiktif.

“Kita pun memberikan bantuan kepada pengusaha lainnya untuk mengembangkan usahanya. Jadi seluruh pengusaha kecil di Kota atau Kabupaten Tangerang dan Tangsel akan mendapatkan bantuan melalui program ini,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu penerima dana PKBL Lili Jamhari mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari AP II itu. Dirinya mengaku baru kali pertama menjadi mitra binaan AP II.

“Usaha saya adalah pembuatan mesin produksi tahu, dan sudah beroperasi sejak tahun 2005 sampai saat ini,” ujarnya.

Pemilik usaha yang berlokasi di Jalan Peta Selatan, Perum Kalideres Permai Kalideres ini, menerima dana sebesar Rp 50 juta.

“Karyawan saya sudah ada 30 orang. Satu unit mesin itu saya jual Rp 10 juta, dan pembayarannya bisa cash dan credit, di Angkasa Pura 2 ini saya meminjam uang sebesar 50 juta,”ujar Lili. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here