Home Berita Satu Surat Suara di TPS 65 Cipondoh Makmur Sudah Tercoblos

Satu Surat Suara di TPS 65 Cipondoh Makmur Sudah Tercoblos

0

Tempat Pemungutan Suara (TPS) 65 di Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang terdapat satu surat suara warna abu – abu untuk pemilihan Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) sudah tercoblos sebelum digunakan.

Hal itu diketahui setelah adanya aduan dari salah satu warga kelurahan Cipondoh Makmur yang ingin menggunakan hak pilihnya sekitar pukul 09.15 WIB namun seperti sudah digunakan.

Habib, salah satu anggota KPPS TPS 65 mengungkapkan, usai mendapat laporan ada surat suara tercoblos pihaknya langsung memeriksa seluruh surat suara yang ada.

“Awalnya ada salah satu masyarakat yang mau mencoblos, begitu di buka surat suaranya ternyata sudah tercoblos di kolom capres – cawapres nomor urut kosong satu,” ujar Habib saat ditemui, Rabu (17/04/2019)

Adanya aduan dari masyarakat tersebut, Habib menyuruh para anggota KPPS untuk memeriksa, setelah diperiksa dari bentuk lubangnya sendiri memang merupakan bentuk coblosan dengan benda tajam.

Adanya hal tersebut, Habib mengintruksikan kepada seluruh KPPS untuk memeriksa ulang seluruh surat suara Capres-Cawapres yang belum digunakan.

“Memang kalau dilihat, bentuk bolongnya itu memang seperti bentuk coblosan paku yang disengaja, tapi kita periksa semuanya ternyata tidak ada lagi. Akhirnya kita lanjutkan proses pencoblosan,” jelasnya.

Terpisah Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang, Agus Muslim mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut dan langsung menginstruksikan tindakan melekat.

“Kita langsung lakukan tindakan melekat dimana surat suara tersebut kita minta untuk dipisahkan, dan kita juga koordinasikan ke seluruh TPS di Kota Tangerang, alhamdulillah belum ada laporan lagi,” ujarnya melalui sambungan seluler.

Meski begitu, pihaknya akan menyelidiki adanya kelalaian KPU Kota Tangerang dalam proses pelipatan dan penyortiran hingga surat suara yang tercoblos tersebut bisa lolos hingga ke TPS.

“Kita akan lakukan penyelidikan dan klarifikasi pastinya,” tandasnya. (Amd)