Home Bandara Selundupkan Ketamine, WN Nigeria Diamankan di Bandara Soetta

Selundupkan Ketamine, WN Nigeria Diamankan di Bandara Soetta

0

Seorang warga negara asing (WNA) asal Afrika Selatan diamankan petugas Bea Cukai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Kamis (16/5/2019) lalu. Pria berinisial SEH (36) diamankan petugas lantaran kedapatan menyelundupkan narkotika jenis ketamine.

Barang haram tersebut ia selundupkan dengan cara menyimpan di dalam enam buah sarang burung walet yang terbuat dari kayu. Serbuk ketamine tersebut disamarkan menggunakan jerami.

Plh Kepala Kantor Pelayanan Bea Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Arif mengatakan, dari pemeriksaan enam sarang burung walet tersebut didapati obat-obatan terlarang jenis ketamine seberat 1,188 gram.

“Pada masing-masing sarang burung tersebut, terdapat serbuk dan bongkahan putih halus yang dibungkus dengan kertas karbon, plastik, dan aluminium foil serta ditutup dengan serpihan jerami. Berdasarkan hasil pengujian terhadap keenam paket tersebut seluruhnya positif ketamine dengan total berat 1,188 gram,” jelas Arif di Terminal Kargo Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (29/5/2019).

Arif menjelaskan, SEH datang ke Indonesia menggunakan maskapai Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ-479 rute Johannesburg dan transit di Singapura. Dari Singapura, SEH terbang lagi dengan nomor penerbangan SQ-952 rute Singapura – Jakarta.

Menurut Arif, kasus SEH terbilang unik lantaran Ketamine biasanya diselundupkan ke Indonesia dari negara Cina. Kali ini Ketamine berasal dari Afrika Selatan.

“Ini cukup menarik karena ketamine biasanya itu dari Cina, tapi ini dari Afrika. Nanti mungkin didalami oleh teman-teman pusat apakah ada perubahan jalur atau memang sengaja dari afrika biar tidak disangka penyelundupan. Rute penerbangannya pun aneh karena biasanya direct,” tutur Arif.

Arif menyebut, pengakuan SEH kepada petugas bahwa sarang burung walet tersebut akan diserahkan kepada sesorang dengan nama panggilan buddy di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Bea Cukai dan Sat Res Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah melakukan pengembangan kasus ini. (Rmt)