Home Berita 10 Rumah tak Layak Huni di Rajeg Dibedah Program CSR 

10 Rumah tak Layak Huni di Rajeg Dibedah Program CSR 

0

Sebanyak 10 (sepuluh) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Rajeg mendapat bantuan bedah rumah. Masing-masing dibangun di atas lahan seluas 6X6 meter dengan anggaran Rp 28 juta dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB. Pengerjaannya, 30 hari kerja.

Ketua unit pengelola Kecamatan Rajeg H. Abdul Hasan menyampaikan, bantuan bedah rumah tidak layak huni ini sebanyak 10 unit. Namun dari 12 desa 1 Kelurahan, Kecamatan Rajeg hanya 4 desa yang mendapat bantuan.

“Desa Lembangsari 1 unit, Desa Tanjakan 2 unit, Desa Ranca bangau 5 unit, Desa Mekarsari 1 unit, dan Desa Tanjakan Mekar 1 unit dengan anggaran 28 juta perunit,” ujar H.Abdul Hasan Ketua Pengelola Kecamatan Rajeg, Minggu (16/6/2019).

Dikatakannya, bantuan RTLH ini sebagai awal dan ini juga bisa menjadikan insfiltrasi buat pengusaha lokal yang ada di wilayah Rajeg. Pasalnya masih banyak warga rajeg yang membutuhkan perhatian dari donatur dalam hal ini bentuk bantuan CSR.

“Kami berharap pengusaha lokal yang ada dirajeg maupun dari luar bisa memberikan perhatian terhadap warga rajeg yang kurang mampu, karena masih banyak rumah yang perlu dibedah,” harapnya.

Camat Rajeg Ahmad Patoni menyambut baik dan berterimakasih atas bantuan dari berbagai pihak seperti, Pemerintah daerah, Bank Bjb yang sudah membantu 10 unit rumah yang tadinya tidak layak menjadi layak.

“Ini suatu kebanggan buat Pemerintah Kecamatan Rajeg, Pemerintah daerah, Ketua UPK dan Ketua TPID Kecamatan Rajeg yang sudah bekerja keras membantu warga yang tidak mampu. Al hamdulillah Bank Bjb melalui CSR nya membantu 10 unit rumah,” ucapnya.

Diakuinya, tahun ini rajeg hanya 4 desa yang mendapatkan bantuan bedah rumah, kedepannya rajeg tidak ada lagi warga yang rumahnya tidak layak, pasalnya sudah mandiri semua, warganya tambah maju dan sejahtera.

“Saya berharap kedepannya rajeg rumah tidak layak huni berkurang bahkan tidak ada semua masyarakat memiliki rumah yang sehat dan layak huni, serta kemandirian masyarakat juga meningkat,” ucap Camat Rajeg, Ahmad Patoni.

Sementara itu Ketua TPID Kecamatan Rajeg Rasim Ar mensuport kegiatan bedah rumah diwilayah rajeg dengan menadapat bantuan dana Csr ini kedepannya tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Kecamatan Rajeg.

“Kami akan dukung semua kegiatan desa, agar Rajeg mandiri, maju, berinovasi dan sejahtera,” pungkasnya. (Sam)