Home Berita Panglima TNI: Latgab TNI “Dharma Yudha 2019” Terapkan Network Centric Warfare

Panglima TNI: Latgab TNI “Dharma Yudha 2019” Terapkan Network Centric Warfare

0

Latihan Gabungan TNI “Dharma Yudha 2019” melibatkan 12.500 prajurit dari tiga matra yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara serta sepertiga kekuatan Alutsista TNI.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di hadapan awak media usai meninjau Gladi Latihan Gabungan TNI “Dharma Yudha 2019” di Karang Tekok, Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (11/9/2019), mengatakan, tujuan dari Latihan Gabungan TNI 2019 adalah untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan kesiapsiagaan  prajurit.

Sehingga, apabila para prajurit dan seluruh sistemnya diperlukan dalam melaksanakan operasi semuanya sudah siap dan sangat koefisien apabila melakukan kegiatan-kegiatan operasi di lapangan.

“Namun tetap dilakukan evaluasi temuan-temuan di lapangan, karena setiap latihan memerlukan kajian tentunya adalah untuk memperbaiki doktrin yang sudah kita (TNI) miliki. Masing-masing angkatan juga mengkaji apa yang perlu diperbaiki dari hasil evaluasi di lapangan yang dilaksanakan pada latihan gabungan ini,” jelas Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

Dikatakan, target dari Latihan Gabungan TNI 2019 adalah untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan meningkatkan kemampuan interoperability ketiga matra (Darat, Laut dan Udara).

Latihan Gabungan TNI “Dharma Yudha 2019” sudah dilaksanakan secara bertahap, mulai dari gladi posko dan dilanjutkan manuver lapangan selama tiga hari.

“Tadi pagi dilaksanakan pendaratan amfibi termasuk manuver lapangan dan semua bertumpu di tempat latihan di wilayah Situbondo,” ungkapnya

Mantan Kasau ini menyampaikan, pada Latihan Gabungan TNI “Dharma Yudha 2019” sudah mulai diterapkan pelaksanaan perang modern yaitu network centric operation atau network centric warfare menggabungkan sistem dari ketiga matra yang didukung oleh blackbord nya menggunakan satelit.

“Mudah-mudahan pada Latihan Gabungan TNI tahun 2021 sudah didukung penuh satu sistem yang sedang dibangun”, harapnya.

Turut mendampingi Panglima TNI diantaranya Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna. (MRZ)