Beranda Berita Diduga Kelelahan, Penggali Sumur di Tigaraksa Meninggal

Diduga Kelelahan, Penggali Sumur di Tigaraksa Meninggal

0

Diduga karena kelelahan saat menggali sumur di Perumahan Puri Permai, Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, warga Kampung Gerobok, RT 10/ RW 05, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, bernama Tato (50) meninggal dunia saat dievakuasi ke Puskesmas Pasir Nangka, Senin (7/10/2019).

Opik Madropik (36), salah satu saksi yang merupakan rekan kerja korban mengatakan, dia bersama korban menggali sumur mulai Senin (7/10) pukul 08:00 WIB sampai dengan pukul 12:00 WIB. Setelah itu keduanya beristirahat makan siang sampai pukul 13:00 WIB.

“Setelah istirahat saya dan Tato kembali menggali sumur. Namun korban turun menggali ke bagian dalamnya, sementara saya di bagian atas saja, ” jelas Opik kepada awak media, Senin (7/10/2019).

Lanjut Opik, selang beberapa menit dia melihat Tato (korban) ini seperti orang keracunan gas, lemas tidak berdaya, Opik pun mencoba memanggil Tato berulang-ulang, namun korban tidak menjawab sama sekali. Khawatir terjadi sesuatu yang berbahaya, Opik mencoba memanggil salah satu warga yang bernama Jumilan untuk meminta bantuan.

Menurut Opik, tanpa rasa ragu Jumilan langsung turun ke dalam sumur menggunakan tangga untuk menolong Tato, namun bukannya berhasil, justru Jumilan pun ikut terjebak tidak berdaya didalam sumur karena lemas. Tanpa pikir panjang Opik pun segera meminta bantuan kepada warga lainnya agar menghubungi pihak Kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Mungkin didalam sumur itu ada gasnya, Karena mereka berdua (Tato dan Jumilan) lemas tidak berdaya. Melihat mereka terjebak didalam, saya segera memanggil warga lainnya untuk meminta tolong, ” tembahnya.

Sementara itu, Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Margono Agus menambahkan, dengan susah payah menggunakan tangga dan tali, warga sekitar, petugas damkar, dan pihak kepolisian, akhirnya berhasil mengevakuasi Tato dan Jumilan dari dalam sumur sedalam 12 meter ke daratan.

“Semuanya berhasil dievakuasi, namun meninggal dunia ketika hendak dibawa ke Puskesmas Pasir Nangka, sementara Jumalin selamat, hanya lemas saja, ” tambahnya.

Smentara Itu, Kapolsek Tigaraksa AKP David Chandra Babega membenarkan adanya warga Kampung Gerobok, RT 10/ RW 05, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka yang meninggal akibat kelelahan ketika menggali sumur.

“Diduga akibat kelelahan, saat ini Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Balaraja untuk diperiksa,” ucapnya. (Sam)