Home Bandara Ada Travel Advisory, Pergerakan Penumpang dari & ke China Melalui Bandara Soetta...

Ada Travel Advisory, Pergerakan Penumpang dari & ke China Melalui Bandara Soetta Normal

0
Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soetta, Febri Toga Simatupang. (tangerangonline.id)

Novel Corona Virus (2019-nCoV) atau Virus Korona mewabah, tidak sedikit negara yang mengeluarkan travel advisory (anjuran perjalanan) ke China, termasuk Indonesia.

Walaupun ada anjuran perjalanan tersebut, pergerakan pesawat dan penumpang dari dan ke China melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang masih normal.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soetta, Febri Toga Simatupang.

“Penerbangan dari dan ke China melalui Bandara Soekarno-Hatta ada 22 sampai 23 flight per hari . Penerbangan tersebut tidak ada yang cancel. Normal seperti biasa,” kata Febri Toga kepada tengerangonline.id di Bandara Soettta, Tangerang, Sabtu (25/1/2020).

Febri Toga menjelaskan, pergerakan penumpang (pax) dari dan ke China melalui Bandara Soetta mencapi 3.400 penumpang setiap harinya. Oleh karenanya, pengawasan penumpang dari China lebih ditingkatkan.

“Kurang lebih jumlah pax yang datang dan pergi ke China 3300 sampai 3400. Namun kita lebih fokus kepada penumpang terkait kedatangannya dari China,” kata Febri.

Selaku pengelola Bandara Soetta, PT Angkasa Pura II berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I, Otoritas Bandara untuk memperketat pengawasan penumpang asal China.

“Pertama kami melakukan koordinasi secara intensif dengan stakeholdet terkait, terutama dengan KKP Airline dan Otoritas Bandara. Yang kedua, kami mendukung segala upaya pencegahan oleh KKP dalam rangka mencegah masuknya virus itu ke Indonesia,” jelas Febri.

Terpisah, Kepala KKP Kelas I Bandara Soetta, Dr Anas Ma’ruf mengatakan, selain mengoptimalkan alat pemindai suhu tubuh atau Thermal Scanner, pihaknya juga menambah petugas pengawasan di Terminal kedatangan Internasional.

“Kita tingkatkan kewaspadaan, untuk Thermal scanner yang statis itu jumlahnya tetap jadi yang diterminal 3 Internasional ada empat dan Terminal 2F ada dua, kita juga meningkatkan jumlah orang yang melakukan pengawasan dengan menggunakan Thermo Gun,” kata Dr Anas.

Menurut Anas, pemeriksaan terhadap penumpang dari luar negeri yang menggunakan alat bantu seperti kursi roda akan ditingkatkan. Pemeriksaan secara manual juga dilakukan terhadap penumpang yang datang dari negara yang ditemukan kasus Virus Korona. (Rmt)