Home Bandara Selundupkan Sabu Dalam Kemasan Bedak, Kurir Asal Medan Ditangkap Polisi Bandara Soetta

Selundupkan Sabu Dalam Kemasan Bedak, Kurir Asal Medan Ditangkap Polisi Bandara Soetta

0

BANDARA SOETTA – Jajaran Satuan Reserse (Sat Res) Narkoba Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) meringkus 2 kurir narkotika jenis Sabu. Adalah MK (22) dan AMP (21) yang merupakan seorang perempuan asal Medan, Sumatera Utara.

Keduanya kedapatan membawa 2.217 kilogram Sabu yang diselundupkan dengan cara disembunyikan di dalam kemasan bedak.

Tak hanya kurir, Polisi juga meringkus terangka lain berinisial IY yang merupakan penerima narkotika yang dibawa dari Medan, Sumatera Utara tersebut.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari adanya informasi bahwa akan ada transaksi narkotika di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Dari informasi tersebut, tim melakukan patroli dan melakukan observasi di area Parkir Terminal 2. Tak lama kemudian, tim mendapatkan informasi dari pengguna jasa Bandara tersebut bahwa transaksi berpindah ke salah satu Hotel F di Kota Tangerang,” kata Adi di Polresta Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (16/4/2020).

Di Hotel yang terletak di Jalan KH. Hasyim Ashari, Cipondoh, Kota Tangerang tersebut, Polisi berhasil meringkus ketiga tersangka beserta barang bukti yang diduga Sabu sebanyak 16 kemasan yang disembunyikan dalam kemasan bedak.

“Setelah dilakukan pengujian, kristal bening yang disamarkan menggunakan bedak tersebut merupakan narkotika jenis methamphetamine atau Sabu,” ungkap Kapolres.

Kepada Polisi, MK dan AMP mengaku telah berulang kali berhasil menyelundupkan Sabu dari Medan ke berbagai kota di Indonesia.

“Jadi, pelaku mengisi botol bedak dengan sabu yang dibungkus plastik bening lalu ditaburi dengan bedak untuk menyamarkan guna mengelabui petugas. Mereka menyelundupkan Sabu dengan cara hand carry ke dalam kabin pesawat pada tanggal 7 April 2020,” ungkap Adi.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka dijebloskan ke dalam sel tahanan Polresta Bandara Soetta. Mereka juga terancam penjara seumur hidup atau hukuman mati.

“Pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati,” tegas Kapolres. (Rmt)