Home Bandara KKP Perketat Pemeriksaan Dokumen Penumpang di Bandara Soetta

KKP Perketat Pemeriksaan Dokumen Penumpang di Bandara Soetta

0

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta memperketat pemeriksaan dokumen penumpang yang akan berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya calon penumpang yang menggunakan surat keterangan sehat bebas corona palsu.

Selain itu, pengetatan dengan menambah personel validasi dilakukan untuk mencegah calon penumpang yang reaktif atau positif Covid-19 bepergian menggunakan pesawat udara.

Kepala KKP Kelas I Bandara Soetta, Anas Ma’ruf mengatakan, pihaknya telah menambah personel yang bertugas di Terminal 2 dan Terminal 3 untuk memvalidasi dokumen atau surat keterangan sehat hasil pemeriksaan Rapid dan SWAB/PCR Test calon penumpang.

“Jumlah petugas kita tambah lagi dengan merekrut tenaga bantuan. Disamping kita merekrut tenaga bantuan, boleh dikatakan relawan, kita juga ada tambahan tenaga dari KKP lain BKO (bawah komando operasi) namanya diperbantukan di KKP Kelas I Soekarno-Hatta,” kata Anas kepada tangerangonline.id di Bandara Soetta, Tangerang, Senin (10/8/2020).

Anas menuturkan, setiap dokumen yang dilampirkan calon penumpang dilakukan validasi dengan sangat ketat. Apabila ditemukan kejanggalan atau keabsahannya mencurigakan maka yang bersangkutan ditolak.

“Kalau kita mencurigai kita konfirmasi kepada yang bersangkutan terlebih dahulu. Kemudian kita juga melakukan konfirmasi kepada pihak penerbit (surat keterangan sehat bebas (Covid-19),” ujarnya.

“Yang penting kan gini, kalau misalnya itu hasilnya tidak sesuai dia kan bisa kita hentikan (tunda) penerbangannya. Kalau misalnya ada calon penumpang reaktif, kemudian mau berangkat asli suratnya tapi dia reaktif itu kita tolak untuk terbang,” tambah Anas.

Diketahui, surat keterangan sehat bebas Covid-19 dengan metode pemeriksaan Rapid maupun PCR Test merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi calon penumpang pesawat udara. Surat keterangan ini berlaku selama 14 sejak diterbitkan.

Calon Penumpang Kedapatan Menggunakan Surat Keterangan Sehat Bebas Covid-19 Palsu di Bandara Soetta

Seorang calon penumpang berinisial FM (30) kedapatan melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 palsu saat akan berangkat ke daerah asalnya pada Selasa (14/7) lalu.

Berawal dari kecurigaan petugas KKP terhadap surat yang dilampirkan oleh FM, dimana surat berkop Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Pondok Gede tersebut terbit tanggal 10 Juli 2020 itu.

Sementara pada tanggal peberbitan surat keterangan tersebut, Asrama Haji Pondok Gede sudah tidak lagi digunakan sebagai Fasilitas Penanganan Covid-19 oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang berakhir pada bulan Mei 2020.

“Karena kita dari awal ini kok sudah tidak ada (penanganan di) Asrama Haji kok masih ada surat, makanya kita curigai. Kemudian kita lakukan penelusuran bersama-sama dengan Satgas dan Polresta Bandara Soetta untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Anas.

Diberitakan sebelumnya, seorang calon penumpang berinisial FM diamankan petugas saat melewati pemeriksaan kelengkapan syarat penerbangan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Bandara Soetta di Terminal 3 pada Selasa (14/7) malam.

Sedianya, FM kembali ke Papua menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-656 rute Jakarta – Jayapura pada Rabu (15/7) lalu.

Atas perbuatannya, Warga Pasar Lama Sentani, Jaya Pura, Papua tersebut pun terpaksa mendekam di sel tahanan Polresta Bandara Soetta.

Ia juga dijerat dengan pasal 263 dan 268 KUHP atau pasal 93 Undang-Undang nomor 6 tentang Kekarantinaan serta Undang-Undang nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

“Ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” tegas Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra. (Rmt)