Home Index Chai Changpan, Narapidana Hukuman Mati yang Kabur Sempat Ajak Rekan Satu Sel

Chai Changpan, Narapidana Hukuman Mati yang Kabur Sempat Ajak Rekan Satu Sel

1

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Sugeng Hariyanto menyebut, Chai Cangpan alias Antoni (53) sudah melancarkan aksi untuk pelariannya selama enam bulan lalu. Chai disebut sempat mengajak rekan satu sel nya untuk ikut melarikan diri.

Tahanan kasus narkoba yang berhasil melarikan diri dua kali ini membuat Kepolisian dan juga Kemenkumham harus bekerja keras.

Pelarian pertamanya, Chai berhasil melarikan diri dari ruang tahanan Bareskrim Mabes Polri. Untuk yang kedua, Chai diketahui melarikan diri dari Lapas Kelas 1A Tangerang.

Terlebih lagi gembong narkoba ini merupakan Warga Negara China yang kedapatan mengedarkan narkotika sebanyak 110 kg di Indonesia.

Kata Kapolres setelah melakukan pemeriksaan terhadap empat pegawai lapas dan satu warga sipil (teman tahanan) pihaknya mendapat beberapa keterangan. Kapolres menyebut dalam satu ruangan, Chai hanya berdua dengan satu tahanan lainnya yang sempat diajak kabur.

“Dia dan satu orang, dan memang yang satu orang ini pernah diajak melarikan diri dan yang bersangkutan gak mau, bahkan menurut informasi itu dilakukan selama kurang lebih enam bulan itu dari temennya,” ujar Kapolres Senin (21/9/2020).

Kata Sugeng awalnya Chai melancarkan aksinya dengan mengangkat satu kotak yang ada di dalam tahanannya.

“Awal lubang itu diangkat satu kotak, disitulah dia mulai menggali turun kebawah baru lurus ke arah luar,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan Sugeng juga memastikan telah mengamankan beberapa barang bukti. Barang bukti tersebut diduga kuat dijadikan alat dalam menggali lobang.

“Ada obeng, linggis dan ini yang kita dalami darimana yang bersangkutan dapatkan barang barang itu,” ujarnya.

Kapolres menyebut lubang yang berhasil digali Chai untuk melarikan diri terbilang cukup panjang.

“Kita ukur kemaren berdasarkan perhitungan kami dengan Kalapas kurang lebih 30 meter, dan itu lumayam jauh dan hanya cukup untuk satu orang,” ucapnya.

Namun demikian Kapolres belum dapat menyimpulkan lebih jauh ihwal adanya keterikatan oknum sipir dalam perkara ini.

“Belum berani memastikan itu, sedang kita dalami, apakah memang ada keterlibatan orang dalam, kerjasama dengan pihak mana, itu masih didalami,” tukasnya. (bal)