Home Index Terkait Gembong Narkoba Kabur Dari Lapas, Polisi Periksa Sipir

Terkait Gembong Narkoba Kabur Dari Lapas, Polisi Periksa Sipir

0

Soal narapidana yang kabur di Lapas Kelas 1A Tangerang, Polres Metro Tangerang periksa petugas sipir dan teman satu kamar Chai Cangpan alias Antoni.

Narapidana kasus narkoba yang dihukum mati ini diketahui sudah dua kali melarikan diri. Bahkan sebelumnya Chai berhasil melarikan diri dari tahanan Bareskrim Mabes Polri.

Namun saat berada di Lapas Kelas 1A Tangerang Chai kembali meloloskan diri pada Senin (14/9/2020). Ironisnya, pihak kepolisian baru mengetahui kabar kaburnya gembong narkotika ini 4 hari setelah aksinya.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Sugeng Hariyanto membenarkan hal tersebut.

“Memang kita baru mendengar pemberitaan resmi dari Kalapas pada Jumat, sehingga pada saat itu juga, saya beserta Kasat Reskrim dan tim identifikasi mencoba mengecek dan melihat TKP kaburnya napi dimaksud,” kata Sugeng Senin (21/9/2020).

Menurut Sugeng dari hasil penyelidikan Satreskrim berhasil ditemukan beberapa barang bukti.

“Ada beberapa barang bukti yang kita temukan, diantaranya alat gali, pahat, obeng dan peralatan lainnya yang digunakan napi dimaksud untuk melarikan diri,” ucapnya.

Atas kejadian ini, lanjut Sugeng, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak internal Lapas dan juga tahanan satu kamar dengan Chai.

“Kita sedang melakukan penyelidikan di internal apakah ada kesengajaan atau tidak, ini kita sudah lakukan interogasi ambil keterangan beberapa , empat orang pegawai dari lapas dan satu orang sipil,” ucapnya.

Tidak berhenti disini, Sugeng menegaskan akan kembali mencari informasi ihwal adanya barang bukti yang diduga digunakan untuk pelarian gembong narkoba ini.

“Kita juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengklarifikasi atau minta keterangan beberapa orang, karena memang informasi yang kita dapat kegiatan napi yang kabur sudah jalan enam bulan, kita coba kroscek dengan penyelidikan didalam terkait dalam kurun waktu 6-8 bulan yang lalu juga ada kegiatan pembangunan dapur. Nah ini kita coba akan kroscek apakah alat- alat yang digunakan napi dimaksud diperoleh daripara tukang itu, kita masih meminta data ke lapas siapa saja yang kerja untuk bangun dapur,” tandasnya. (bal)