Beranda News Update Debat Wawali Tangsel, Muhamad Sebut Musrembang Hal Klasik dan Tidak Diakomodir

Debat Wawali Tangsel, Muhamad Sebut Musrembang Hal Klasik dan Tidak Diakomodir

0

Debat kedua kandidat Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan yang disiarkan Metro TV, Calon Walikota Tangsel Muhamad menyikapi keterlibatan masyarakat dalam mengambil keputusan.

Muhamad mengatakan, ada dua hal Top down dan Botton Up yakni pendekatan dari atas ke bawah, yang menggunakan pengambilan keputusan oleh pemerintah dan kemudian akan dikomunikasikan kepada rakyat dan pendekatan dari bawah ke atas, yang menggunakan pengambilan kebijakan berdasarkan masukan dari rakyat dan kemudian disusun serta direalisasikan oleh pemerintah.

“Kalau diataskan ada Gubernur dan Menteri yang harus kita akomodir. Kalau dari bawahkan kita lakukan secara resmi ada unsur pimpinan daerah,” katanya, Kamis (3/12/2020)

Muhamad menambahkan, dirinya akan terjun langsung ke masyarakat melalui olahraga, pengajian dan kematian. Dimana sambung Muhamad, dengan terjun langsung kemasyarakat kita akan mendengar langsung keluhan masyarakat terkait persoalan di Kota Tangerang Selatan.

“Masyarakat tidak akan berani terbuka kalau secara resmi seperti musrembang. Kalau kita turun langsung ke bawah sambil ngopi dan duduk bareng dengan masyarakat akan terbuka persoalan yang terjadi di Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Terkait Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang), Muhamad menganggap bahwa semua itu adalah biasa dan itu klasik. Menurutnya, Musrembang sudah bertahun-tahun tidak akan di akomodir. Namun, kata Muhamad, jika kita turun kebawah kita akan tahu kondisi masyarakat tentang persoalan yang terjadi di kota Tangerang Selatan.

“Musrembang itu hal biasa dan itu klasik dan bertahun-tahun tidak akan di akomodir. Jika kita turun kebawah dan menyerap aspirasi masyarakat kita akan tahu kebutuhan masyarakat dibawah,” ucapnya. (Ded)