Home Bandara Sindikat Pemalsu Surat Bebas Covid-19 Palsu di Bandara Soetta Raup Keuntungan Miliaran...

Sindikat Pemalsu Surat Bebas Covid-19 Palsu di Bandara Soetta Raup Keuntungan Miliaran Rupiah

0

Surat keterangan bebas Covid-19 dengan metode pemeriksaan Rapid Antigen dan PCR Swab menjadi salah satu syarat yang harus dilengkapi calon penumpang pesawat.

Namun adanya aturan tersebut, dimanfaatkan oleh sejumlah orang yang tidak bertanggung jawab untuk meraup kuntungan.

Seperti yang diungkap oleh Jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Sindikat yang terorganisir membuat dan memperjual belikan surat keterangan hasil pemeriksaan atau bebas Covid-19 palsu di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Tidak tanggung-tanggung, selama kurang lebih 3 bulan mereka dapat meraup keuntungan hingga Rp 1,5 miliar. Mereka adalah MHJ, M, ZAP, AA, U, YS, SB, S, S alias C, IS, C alias S, RAS, dan PA.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, para pelaku menjual surat bebas Covid-19 palsu dengan harga Rp 1 juta – Rp 1,1 juta kepada penumpang.

“Harga itu merupakan harga surat bebas Covid-19 jenis antibody, antigen, dan PCR,” kata Yusri di Mapolresta Bandara Soetta, Tangerang, Senin (18/1/2021).

Keuntungan yang didapatkan dari penjualan surat palsu tersebut kemudian dibagikan kepada orang-orang yang terlibat di dalam sindikat ini.

“Hasil kejahatan tersebut nanti dibagi-bagi, di mana yang bertugas menjaring konsumen mendapat komisi sekitar Rp 150 ribu untuk antibody dan Rp 250 ribu sampai dengan Rp 300 ribu untuk antigen dan PCR,” ungkap Yusri.

Namun demikian, Polisi masih mendalami keterangan dari para pelaku lantaran pengakuan pelaku kerap berubah.

“Jika memang perhari dapat 20 – 30 konsumen, maka diperkirakan pelaku mendapatkan keuntungan sejak Oktober 2020 hingga 7 Januari 2021 mencapai Rp 1,5 miliar. Makanya masih kita dalami, karena keterangan pelaku utama DS ini berubah-ubah,” tutur Yusri.

Diberitakab sebelumnya, Jajaran Polres Bandara Soetta mengungkap praktik pemalsuan dokumen syarat perjalanan berupa surat keterangan bebas Covid-19 palsu. (Rmt)