Home Berita Pasien Mengeluh Ketersediaan Obat di RSUD Berkah Pandeglang Kosong, Asda: Kita Sudah...

Pasien Mengeluh Ketersediaan Obat di RSUD Berkah Pandeglang Kosong, Asda: Kita Sudah Anggarkan

1

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menjelaskan atas kosongnya ketersedian obat di RSUD Berkah Pandeglang yang dikeluhkan pasien terutama peserta BPJS Kesehatan.

Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ramadani mengungkapkan, untuk ketersediaan obat telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2021.

“Kita sudah anggarkan untuk pengadaan obat di APBD Perubahan,” terang Ramadani kepda media, Selasa (14/12/2021)

Perihal kekosongan obat yang dikeluhkan pasien, ia mengatakan masih dalam distribusi pihak ketiga.

“Mungkin, belum dikirim kali oleh penyedia, nanti saya konfirmasi lagi,” imbuhnya.

Ramadani beralasan, kekosongan obat terjadi karena masa pandemi. Sehingga pihak rumah sakit mengalami kesulitan, karena sedang fokus pelaksanaan penanganan pasien yang terkena Covid-19 tersebut.

Meski begitu, kata dia, pelayanan publik yang diberikan oleh RSUD Berkah Pandeglang tetap berjalan.

“Walaupun tidak banyak, tapi minimal untuk pelayanan pasien bisa terpenuhi,” katanya.

Sementara Direktur RSUD Berkah Pandeglang dr. Kodriat saat dikonfirmasi soal itu belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, tetapi pihaknya akan memberikan keterangan resmi melalui bagian humas secepatnya.

“Soal itu nanti besok (Rabu, 15/12) akan kita sampaikan karena hari ini saya sedang ada kegiatan,” jawab singkat dr.Kodriat.

Dikabarkan sebelumnya, ketersediaan obat-obatan di RSUD Berkah Pandeglang sering mengalami kekosongan, akibatnya banyak pasien yang tidak terlayani terutama pasien dengan BPJS.

Hal itu juga dikeluhkan pasien yang berobat di RSUD Pandeglang, khusunya para peserta dari BPJS Kesehatan. Pasalnya mereka harus mencari dan membeli obat-obatan yang tidak tersedia di RSUD itu untuk ke apotek lain. (Den).