Home Bandara 4 Penumpang Pesawat Dikawal Ketat Saat Tiba di Bandara Soetta, Diduga Terkait...

4 Penumpang Pesawat Dikawal Ketat Saat Tiba di Bandara Soetta, Diduga Terkait OTT Bupati Penajam Paser Utara

0

Sebanyak 4 orang yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur dan pihak swasta diamankan oleh tim Komisi Pemperantasan Korupsi (KPK).

Mereka diduga merupakan rangkaian dari operasi tangkap tangan (OTT) Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud dan 6 orang lainnya oleh KPK di Jakarta pada, Rabu (12/1/2022) kemarin.

Keempatnya diamankan di Kalimantan Timur (Kaltim) dan langsung dibawa ke Jakarta dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Kamis (13/1/2022).

Mereka dibawa menggunakan 2 pesawat yang berbeda. Tiga orang di antaranya menggunakan pesawat Lion Air JT-759 dan 1 orang lainnya menggunakan Batik Air ID-6259.

Pantauan tangerangonline.id di Terminal 2D Bandara Soetta, tiga orang tersebut keluar dari gedung Terminal dengan pengawalan ketat aparat Kepolisian. Selanjutnya mereka dibawa ke Gedung KPK, Jakarta menggunakan 3 unit mobil.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri membenarkan kabar terkait OTT yang dilakukan di Jakarta dan Penajam Paser Utara, Kaltim.

“Dalam kegiatan dimaksud, KPK menangkap 7 orang di Jakarta, diantaranya Bupati PPU Kaltim dan beberapa pihak ASN Pemkab PPU dan swasta lainnya. Saat ini para pihak masih dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Ali Fikri, Kamis (13/1/2021).

“Sedangkan yang diamankan di Kaltim sejauh ini info yang kami terima ada 4 orang terdiri dari ASN Pemkab PPU dan  pihak swasta. Siang ini segera tiba di Jakarta dan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan di gedung merah putih KPK,” tambahnya.

Dalam OTT tersebut, Ali Fikri mengatakan KPK mengamankan barang bukti berupa uang pecahan Rupiah. Meski begitu, ia belum dapat menjelaskan berapa total uang yang diamankan dalam OTT ini.

“Dalam kegiatan tangkap tangan ini juga dimanakan barang bukti diantaranya uang dalam pecahan rupiah yang jumlahnya akan kembali dihitung dan dikonfirmasi kepada pihak-pihak terperiksa,” tuturnya.(Rmt)