Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) kembali menjadi pusat perhatian dalam puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Sebagai bandara tersibuk di Indonesia, Bandara dengan kode CGK itu diproyeksikan melayani ratusan ribu penumpang pesawat pada 3-4 Januari 2026.
Dua hari yang diperkirakan menjadi titik tertinggi pergerakan penumpang di seluruh jaringan bandara InJourney Airports.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menuturkan bahwa kesiapan seluruh bandara menjadi prioritas utama baik aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan, serta mematuhi regulasi yang berlaku.
“Keempat aspek tersebut yakni 3S+1C menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh proses di bandara pada arus balik ini, baik pada area keberangkatan maupun area kedatangan penumpang pesawat,” ujar Pahlevi pada Minggu (4/1/2026).
Di terminal keberangkatan, perhatian utama diberikan pada kelancaran akses kendaraan menuju terminal, proses check-in, serta pemeriksaan keamanan penumpang.
Sementara di area kedatangan, pengaturan parkir pesawat, penentuan gate, penanganan bagasi oleh operator ground handling, hingga ketersediaan transportasi publik menjadi titik krusial.
“Kami ingin memastikan penumpang pesawat setelah tiba di bandara dapat memproses kedatangan dengan lancar mulai dari gate kedatangan, pengambilan bagasi, hingga mendapatkan layanan transportasi publik dari operator transportasi publik,” jelas Pahlevi.
Ribuan Personel Disiagakan
Wakil Direktur Utama InJourney Airports, Achmad Syahir, menambahkan bahwa penguatan personel di Soekarno-Hatta dilakukan secara masif.
“InJourney Airports menyiagakan puluhan ribu personel yang juga mencakup personel di seluruh titik layanan, termasuk customer service mobile di bandara-bandara tersibuk selama libur Nataru ini yang akan proaktif membantu kebutuhan penumpang. Kami ingin memastikan setiap touch point berjalan efisien di bandara,” katanya.
Selain CGK, bandara dengan intensitas tinggi pada periode ini adalah I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, dan Kualanamu Deli Serdang.
Adapun puncak arus balik di seluruh bandara InJourney Airports jumlah pergerakan penumpang pesawat pada 3 Januari 2026 diperkirakan sekitar 550 ribu penumpang dan 4 Januari 2026 sekitar 520 ribu penumpang. (Rmt)

