Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel) memeriksa empat orang dari pihak Loka Padel terkait dugaan kasus suap. Pemeriksaan dilakukan setelah pemanggilan resmi pada Rabu, 1 April 2026.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Tangsel, Ronny Bona Tua Hutagalung, menyampaikan bahwa proses pemanggilan dan pemeriksaan telah berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Sudah dipanggil per hari ini, panggilan kita resmi,” ujarnya saat ditemui di kantor Kejari Tangsel, Rabu (1/4/2026).
Ronny menjelaskan, saat ini kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan sehingga belum dapat dipublikasikan secara rinci kepada masyarakat.
“Sudah dipanggil dan sudah diperiksa. Ini masih ranah penyelidikan, tidak bisa kita umbar,” katanya.
Ia memastikan, empat orang dari pihak Loka Padel telah dimintai keterangan oleh penyidik.
“Yang dipanggil ada empat orang dari pihak Loka Padel,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ronny mengungkapkan adanya pengakuan terkait aliran dana yang kini tengah didalami oleh pihak kejaksaan.
“Yang bersangkutan mengakui sempat memberikan, kemudian menerima kembali. Intinya ada pengembalian,” jelasnya.
Kasus ini mencuat setelah adanya pengakuan dari Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satpol PP Tangsel, Ahmad Dohiri, pada akhir Februari 2026. Ia menyebut sejumlah anggotanya menerima uang dari pihak Loka Padel.
“Satu-satu sudah diinterogasi. Memang sebagian sudah menerima uang, dan sudah dibagi-bagi. Itu sekitar empat bulan lalu, alasannya koordinasi untuk menjaga bangunan,” ujarnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, Inspektorat Tangsel mulai melakukan penyelidikan internal sejak 2 Maret 2026.
Sementara itu, Kejari Tangsel telah lebih dulu mendatangi kantor Satpol PP pada 6 Maret 2026 untuk melakukan klarifikasi. Dalam pertemuan tersebut, pihak Satpol PP mengakui menerima dana sebesar Rp10 juta yang kemudian dibagikan.
Meski pengakuan telah muncul sejak akhir Februari, pemanggilan terhadap pihak Loka Padel baru dilakukan pada awal April 2026.
Kejari Tangsel juga sebelumnya menyatakan akan memanggil pihak pemilik (owner) Loka Padel untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kasus ini masih terus didalami guna mengungkap secara utuh dugaan aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat.

